Sampang Perkuat Perlindungan Anak lewat Gerakan Ngobrol 15 Menit

  • 31 Jul 2026 18:50 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang – Pemerintah Kabupaten Sampang memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026 dengan meluncurkan sembilan Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri Pembina sekaligus mendeklarasikan Gerakan Stop Kekerasan terhadap Anak melalui program "Ngobrol 15 Menit Setiap Hari dengan Anak".

Kegiatan Gebyar PAUD dan peringatan Hari Anak Nasional 2026 itu dihadiri Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sampang, jajaran organisasi perangkat daerah, organisasi mitra PAUD, Bunda PAUD kecamatan, guru, tenaga kependidikan, orang tua, serta ratusan peserta didik PAUD.

Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Sampang, Selviana Slamet Junaidi, mengatakan Hari Anak Nasional harus menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak-hak anak, mulai dari pendidikan, perlindungan, hingga tumbuh kembang yang optimal.

"Setiap anak adalah anugerah dan generasi penerus bangsa. Mereka berhak memperoleh pendidikan yang layak, perlindungan dari segala bentuk kekerasan, serta kesempatan tumbuh dan berkembang sesuai potensi yang dimiliki," kata Selviana, Jumat, 31 Juli 2026.

Menurut Selviana, peluncuran sembilan TK Negeri Pembina merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sampang dalam memperluas akses pendidikan anak usia dini yang berkualitas. Keberadaan sekolah tersebut juga diharapkan menjadi pusat pembelajaran dan pembinaan bagi satuan PAUD di daerah.

Pada kesempatan itu, Pemkab Sampang juga mendeklarasikan Gerakan Stop Kekerasan terhadap Anak melalui program "Ngobrol 15 Menit Setiap Hari dengan Anak". Program tersebut mengajak orang tua meluangkan waktu sedikitnya 15 menit setiap hari untuk mendengarkan cerita, memahami perasaan, dan membangun komunikasi yang hangat dengan anak.

"Gerakan ini sederhana, namun memiliki dampak besar. Luangkan waktu sedikitnya 15 menit setiap hari untuk mendengarkan cerita anak, memahami perasaan mereka, dan menjadi tempat paling aman bagi mereka untuk bercerita," ujar Selviana.

Pelaksana Harian Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Roro Dewi Trisna, mengatakan keberadaan sembilan TK Negeri Pembina diharapkan mampu meningkatkan mutu layanan pendidikan anak usia dini sekaligus memperkuat kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.

"Keberadaan TK Negeri Pembina diharapkan menjadi pusat pembelajaran, meningkatkan kualitas layanan PAUD, serta memperkuat kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing," kata Roro Dewi Trisna.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....