Polres Sampang Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Anti Perundungan

  • 31 Jul 2026 05:43 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Personel Polsek Kedungdung jajaran Polres Sampang melaksanakan kegiatan sosialisasi bahaya narkoba dan edukasi anti perundungan (bullying) di SMPS dan SMKS Al-Baisuqi, Desa Banyukapah, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, pada Kamis pagi 30 Juli 2026. Kegiatan strategis ini diselenggarakan mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai sebagai bagian dari rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru.

Agenda edukatif ini dihadiri langsung oleh Kasium Polsek Kedungdung bersama Bhabinkamtibmas Desa Banyukapah. Kehadiran perwakilan kepolisian tersebut disambut hangat oleh Kepala Sekolah, jajaran dewan guru, pengurus OSIS, serta seluruh siswa baru SMPS dan SMKS Al-Baisuqi yang menjadi audiens utama.

Dalam sesi pertama, Kasium Polsek Kedungdung memaparkan materi komprehensif mengenai bahaya laten narkoba. Para siswa diberikan wawasan mendalam mengenai jenis-jenis narkotika, dampak buruknya bagi kesehatan fisik dan mental, hingga konsekuensi hukum yang mengintai para pelaku penyalahgunaan barang haram tersebut.

Sesi dilanjutkan oleh Bhabinkamtibmas Desa Banyukapah yang mengupas tuntas materi anti-perundungan. Petugas mengimbau para siswa baru untuk selalu menanamkan sikap saling menghormati dan menghargai antar sesama, patuh kepada guru, serta disiplin dalam menaati seluruh peraturan yang berlaku di lingkungan sekolah. Langkah ini bertujuan agar para pelajar memiliki pemahaman dan rambu-rambu yang jelas dalam berprilaku demi masa depan mereka.

Kapolsek Kedungdung IPTU Syafriswanto menegaskan bahwa institusi Polri berkomitmen penuh mendukung program MPLS yang edukatif sekaligus perwujudan Sekolah Ramah Anak di wilayah hukumnya.

"Sinergi antara kepolisian dan pihak sekolah ini sangat krusial untuk membentuk karakter generasi muda yang unggul, tangguh, dan berakhlak mulia. Ini merupakan investasi jangka panjang kita bersama demi mewujudkan visi Indonesia Emas tahun 2045 yang bebas dari narkoba dan kekerasan di lingkungan pendidikan," ujar IPTU Syafriswanto, Kamis, 30 Juli 2026.

Para siswa tampak antusias memperhatikan materi yang disampaikan oleh para petugas di lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....