Sekolah Rakyat Sampang Siapkan Lulusan Kuasai Tiga Bahasa
- 30 Jul 2026 13:49 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang - Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi Sampang, Denok Setyowati, menargetkan peserta didik tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan bahasa asing, keterampilan hidup, dan keahlian yang siap digunakan ketika kembali ke masyarakat. Target tersebut mulai dikenalkan kepada siswa baru melalui Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang akan dibuka pada Jumat, 31 Juli 2026.
Denok mengatakan Sekolah Rakyat menerapkan sistem boarding school atau pendidikan berasrama yang dipadukan dengan pembentukan karakter. Menurut dia, pola tersebut menjadi ciri khas Sekolah Rakyat secara nasional sekaligus ruang untuk membangun kedisiplinan, kemandirian, dan tanggung jawab peserta didik.
"Kami ingin anak-anak tidak hanya belajar di kelas. Mereka juga dibentuk melalui kehidupan berasrama, penguatan karakter, nilai-nilai keagamaan, dan ke depan kami ingin mengembangkan kemampuan life skill, khususnya di bidang kewirausahaan," kata Denok, Kamis, 30 Juli 2026.
Ia menjelaskan seluruh Sekolah Rakyat di Indonesia memiliki program unggulan yang sama, yakni membekali peserta didik dengan kemampuan tiga bahasa asing serta satu kompetensi sesuai minat dan bakat. Kompetensi tersebut dapat berupa seni, olahraga, maupun keterampilan lainnya yang dipilih siswa selama mengikuti pendidikan.
"Pada pelaksanaan MPLS pada 31 Juli 2026, seluruh peserta didik akan menjalani cek kesehatan gratis, pemeriksaan kebugaran, psikotes, serta matrikulasi untuk memetakan kemampuan akademik dan potensi berdasarkan DNA talent. Hasil pemetaan itu menjadi dasar penyusunan proses pembelajaran selama siswa menempuh pendidikan," katanya.
Denok menambahkan orang tua juga akan dilibatkan melalui kegiatan open house. Dalam kegiatan tersebut, sekolah memperkenalkan fasilitas pendidikan, asrama, hingga sistem pembelajaran yang akan dijalani anak selama menjadi peserta didik Sekolah Rakyat.
Ia berharap masyarakat memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Sekolah Rakyat sebagai salah satu program pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu.
"Pendidikan yang dibekali karakter dan keterampilan menjadi bekal penting dalam mendukung upaya pengentasan kemiskinan,"ucapnya.
Pada tahun ajaran pertama, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sampang menerima 333 peserta didik yang berasal dari empat kabupaten di Pulau Madura. Sebanyak 211 siswa berasal dari Kabupaten Sampang, 30 siswa dari Pamekasan, 47 siswa dari Sumenep, dan 45 siswa dari Bangkalan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....