Tantangan UMKM Sampang Beralih ke Digital

  • 28 Jul 2026 05:26 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang boleh berbangga dengan capaian digitalisasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayahnya yang kini telah menyentuh angka hampir 80 persen. Namun, di balik suksesnya gelombang adopsi teknologi tersebut, pekerjaan rumah terbesar justru baru saja dimulai menjaga konsistensi dan keberlanjutan aktivitas ekonomi di ruang digital.

Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Pemkab Sampang, Evi Hariati, mengungkapkan bahwa pelatihan intensif dan literasi digital yang masif telah berhasil mendorong ribuan pelaku usaha untuk merambah media sosial serta platform pemasaran daring. Kendati demikian, tantangan di lapangan kini bergeser dari sekadar "bisa menggunakan gawai" menjadi bagaimana mempertahankan produktivitas konten dan daya saing jangka panjang.

"Pencapaian 80 persen ini adalah indikator positif bahwa adaptasi masyarakat kita cukup cepat. Tapi tantangan nyata bagi pelaku usaha mikro adalah konsistensi mengelola toko digital dan menghadapi dinamika algoritma pasar yang terus berubah," ujar Evi, Selasa 28 Juli 2026.

Selama ini, intervensi pemerintah melalui klinik pemasaran dan pendampingan mahasiswa KKN memang terbukti efektif mendongkrak jumlah akun digital UMKM. Diskopindag terus mengarahkan pendampingan agar tidak berhenti pada tahap teknis pembuatan akun semata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....