RSUD Sampang Gelar Tes Urine Massal Pasca Kasus Narkoba

  • 27 Jul 2026 05:49 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Mohammad Zyn Sampang, Jawa Timur, mengambil langkah tegas dengan menggelar tes urine bagi seluruh pegawainya sebagai bentuk pencegahan sekaligus deteksi dini penyalahgunaan narkotika. Kebijakan ini dikeluarkan menyusul penangkapan dua oknum yang berkaitan dengan lingkungan rumah sakit dalam kasus narkoba, di mana seorang dokter umum berinisial M yang bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) bersama seorang juru parkir berinisial S diamankan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Sampang dalam sebuah penggerebekan saat diduga tengah mengonsumsi sabu.

Menanggapi insiden tersebut, Direktur RSUD dr Mohammad Zyn Sampang, Andy A. Hasan, menegaskan bahwa pihaknya menerapkan kebijakan tanpa toleransi (zero tolerance) terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkotika di lingkungan kerja. Ia menyatakan komitmen penuh untuk membersihkan institusi yang dipimpinnya dari barang haram tersebut agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

"Saya tidak ingin kasus narkoba terulang lagi, karena itu, sebagai upaya antisipasi kami melakukan tes urine. Kami tidak ada toleransi terhadap pengguna narkoba. Siapa pun yang dinyatakan positif narkoba oleh pihak kepolisian, maka akan kami tindak tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujarnya, Minggu 26 Juli 2026.

Sebagai tindak lanjut dari tes massal tersebut, Andy menjelaskan bahwa seluruh sampel urine pegawai telah dikirim ke RS Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan medis lanjutan.

Baca juga: https://rri.co.id/sampang/hukum/kriminalitas/2592614/dokter-dan-juru-parkir-rsud-sampang-diduga-menyalahgunakan-narkotika

"Selain itu, manajemen memastikan bahwa pengawasan tidak berhenti sampai di sini; pemeriksaan serupa akan terus digalakkan secara berkala demi menjamin seluruh tenaga kesehatan serta karyawan di lingkungan RSUD dr Mohammad Zyn senantiasa bersih, profesional, dan terbebas dari penyalahgunaan narkotika," kata Andy.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....