Bangkalan Gencarkan Kecukupan Gizi dan Cegah Stunting Sedari Remaja

  • 17 Jul 2026 14:01 WIB
  •  Sampang
Poin Utama
  • Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan mengadakan Aksi Bergizi Tahun 2026 pada 16 Juli 2026 untuk meningkatkan status gizi remaja dan mencegah stunting sejak usia dini.
  • Program melibatkan ribuan perwakilan siswa dari empat sekolah menengah atas di Bangkalan dengan rangkaian senam bersama dan edukasi mendalam tentang pola hidup sehat serta pencegahan anemia.
  • Pemerintah daerah, TP PKK, dan pihak sekolah berkomitmen mendukung keberlanjutan program melalui pemantauan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), penyediaan makanan sehat, dan edukasi gaya hidup sehat di lingkungan sekitar.

RRI.CO.ID, Sampang - Dalam upaya meningkatkan angka status gizi remaja cegah generasi stunting, Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan menggelar Aksi Bergizi Tahun 2026 di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan Kamis 16 Juli 2026. Langkah ini menjadi strategi proaktif pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran gizi seimbang serta menekan risiko stunting sejak usia remaja.

Kegiatan edukatif ini melibatkan puluhan perwakilan siswa dan siswi dari SMAN 1 Bangkalan, SMAN 2 Bangkalan, SMAN 3 Bangkalan, dan SMAN 4 Bangkalan. Rangkaian acara diawali dengan senam bersama untuk membangkitkan kebugaran fisik, lalu dilanjutkan dengan sesi edukasi mendalam mengenai pola hidup sehat dan pencegahan anemia pada remaja.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran sentral sebagai agen perubahan dalam membiasakan pola hidup sehat di lingkungannya.

"Hari ini kita berkumpul bukan hanya untuk seru-seruan, tetapi untuk memulai tren baru. Gaya hidup sehat itu keren. Tubuh yang bugar, bebas anemia, dan otak yang cerdas adalah modal utama untuk meraih masa depan yang sukses," tegasnya.

Dukungan serupa disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Bangkalan, Luthfiana Lukman Hakim. Ia mengajak para peserta yang hadir untuk aktif menjadi teladan serta mengampanyekan pentingnya konsumsi makanan bergizi di lingkungan pertemanan maupun sekolah.

Pihak sekolah pun diharapkan dapat terus mendukung keberlanjutan program ini. Beberapa langkah konkret berupa pemantauan rutin konsumsi Tablet Tambah Darag (TTD) berkala bagi remaja putri, penyedian makanan sehat dan higienis di lingkungan sekolah serta mendorong kebiasaan membawa bekal dengan gizi seimbang dari rumah.

Melalui sinergi antara pemerintah, sekolah, dan pelajar, Aksi Bergizi ini diharapkan mampu mencetak generasi muda Bangkalan yang sehat, berkualitas, serta bebas dari ancaman anemia dan stunting sejak usia remaja.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....