PPDI Sampang Dorong Layanan Publik Ramah Disabilitas

  • 12 Jul 2026 07:17 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang – Penguasaan dan pendampingan bahasa isyarat yang terstruktur adalah kunci utama dalam membuka keterisolasian sosial yang selama ini dihadapi oleh para penyandang disabilitas.

Hal itu disampaikan Sekretaris Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Sampang, Nuriliyati pada program Ruang Disabilitas dan Inklusi RRI Sampang, Sabtu, 11 Juli 2026.

Menurutnya, pemahaman masyarakat umum terhadap bahasa isyarat masih sangat minim, sehingga menyulitkan penyandang disabilitas untuk berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari.

'Kami berkomitmen penuh untuk terus mendampingi mereka agar memiliki kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi yang setara melalui bahasa isyarat," ujarnya.

Ia menekankan pentingnya kehadiran Juru Bahasa Isyarat (JBI) di berbagai instansi pemerintah dan fasilitas pelayanan publik di Kabupaten Sampang.

"Langkah ini penting agar penyandang disabilitas tidak mengalami diskriminasi atau hambatan saat mengakses layanan kesehatan, hukum, administrasi kependudukan, hingga sektor kedaruratan," ucapnya.

Sementara, dalam program pendampingannya, PPDI Sampang menerapkan metode pengajaran visual yang adaptif, termasuk mengintegrasikan bahasa isyarat ke dalam pendidikan keagamaan.

"Kami berharap program ini dapat memicu kesadaran kolektif dari seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kebijakan untuk menciptakan lingkungan yang ramah disabilitas," katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....