Pemkab Sampang Tegaskan Antrean BBM Bukan akibat Pengurangan Kuota

  • 03 Jul 2026 07:37 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang – Pemerintah Kabupaten Sampang memastikan antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU bukan dipicu berkurangnya kuota Pertalite maupun Biosolar. Hasil rapat koordinasi bersama Pertamina mengungkap beberapa faktor yang menyebabkan lonjakan antrean masyarakat.

Analis Kebijakan Muda Bagian Perekonomian dan SDA Setkab Sampang, Abdi Barri, menjelaskan rapat digelar 30 Juni 2026 bersama Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus serta lima pengelola SPBU. Rapat dipimpin Sekda atas arahan bupati dan wakil bupati.

"Fakta pertama, kenaikan harga BBM non-subsidi membuat banyak masyarakat beralih menggunakan BBM bersubsidi. Perpindahan pengguna inilah yang menyebabkan antrean di SPBU semakin panjang," kata Abdi Barri, Kamis, 2 Juli 2026.

Menurutnya, penyebab berikutnya berasal dari gangguan pelayanan SPBU di Surabaya pada akhir Juni. Kondisi itu membuat masyarakat Madura yang biasanya mengisi bahan bakar di Surabaya beralih mengisi BBM ketika kembali ke Kabupaten Sampang.

Selain itu, Pertamina kini memperketat penyaluran BBM subsidi melalui pemindaian QR Code. Proses verifikasi setiap kendaraan membutuhkan waktu sekitar tiga hingga lima menit sehingga pelayanan menjadi lebih lambat dibanding sebelumnya.

"Perlu kami tegaskan, kuota Pertalite dan Biosolar Kabupaten Sampang tetap sama seperti ketetapan awal tahun 2026. Tidak ada pengurangan kuota, melainkan jumlah pengguna BBM subsidi yang semakin meningkat," ujarnya.

Pemkab Sampang berharap masyarakat memahami penyebab antrean agar tidak muncul informasi keliru. Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk mempercepat pelayanan sehingga antrean kendaraan di SPBU dapat segera berkurang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....