Disperta KP Sampang Perkuat Intervensi Pengendalian Hama
- 30 Jun 2026 11:14 WIB
- Sampang
RR.CO.ID, Sampang - Menyadari posisi strategis tembakau sebagai komoditas unggulan daerah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Kabupaten Sampang kini mengambil langkah tegas untuk memastikan standar mutu hasil panen tetap terjaga. Fokus utama dinas saat ini adalah menekan laju kerusakan tanaman akibat Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) yang berpotensi menurunkan kualitas daun tembakau di tingkat petani.
Kepala Disperta KP Sampang, Suyono, menegaskan bahwa menjaga kualitas hasil produksi adalah kunci utama agar komoditas tembakau Sampang tetap mampu bersaing di pasar nasional. Menurutnya, serangan hama dan penyakit jika tidak segera ditangani secara teknis akan berdampak langsung pada penurunan kualitas fisik daun tembakau, yang akhirnya merugikan nilai ekonomi petani.
“Kualitas adalah harga mati. Serangan OPT bukan hanya soal kuantitas hasil panen, tetapi juga berkaitan erat dengan kualitas daun yang dihasilkan. Oleh karena itu, kami menekankan pentingnya respons kolektif dan koordinasi yang proaktif antara petani dengan petugas lapangan (PPL) segera setelah gejala serangan terdeteksi,” ujar Suyono, Selasa 30 Juni 2026.
Sebagai komitmen nyata dalam menjaga standar kualitas tersebut, Disperta KP Sampang telah menyiapkan cadangan pestisida dan berbagai sarana pengendalian hama secara gratis. Dukungan teknis ini diberikan agar petani dapat melakukan tindakan pengendalian yang tepat dan terukur, sesuai dengan anjuran petugas di lapangan.
| Baca juga: Ini Manfaat Menggunakan Aplikasi I-Pubers |
Suyono menambahkan bahwa intervensi ini dirancang sebagai langkah strategis untuk memastikan seluruh proses produksi, dari fase pertumbuhan hingga panen, terbebas dari kendala yang dapat merusak mutu tanaman.
"Dengan dukungan sarana pengendalian yang memadai, diharapkan petani tidak lagi melakukan tindakan mandiri yang tidak terstandarisasi, sehingga kualitas tembakau tetap terjaga optimal," tutup Suyono.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....