Bayang-bayang Anomali Iklim pada Produksi Garam Sampang

  • 30 Jun 2026 11:13 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Musim kemarau yang diharapkan menjadi berkah bagi para petambak garam di Sampang kini menghadapi tantangan serius akibat anomali cuaca. Meskipun persiapan teknis seperti pemasangan geomembran telah dilakukan secara optimal, faktor alam menjadi kendala utama

Pemerintah Kabupaten Sampang, melalui Kabid Perikanan Budi Daya, Moh. Mahfud, masih menaruh harapan besar pada target produksi tahunan sebesar 307 ribu ton sebagaimana ditetapkan dalam RPJMD. Namun, pencapaian target tersebut kini bergantung sepenuhnya pada stabilitas cuaca dalam beberapa bulan ke depan.

"Produksi garam adalah aktivitas yang sangat bergantung pada alam. Saat ini, tantangan terbesar kita adalah cuaca yang tidak menentu, yang memaksa para petambak untuk lebih sabar dan cermat dalam memantau kondisi lahan," ujarnya, Selasa 30 Juni 2026.

Sekedar diketahui ada tujuh kecamatan penghasil garam di Kota Bahari. Yakni kecamatan Sreseh, Pangarengan, Jrengik, Sampang, Camplong, Banyuates dan Torjun. Dia berharap, produksi garam tahun ini bisa mencapai target.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....