Antrean BBM Subsidi di Sampang Belum Reda, Warga Minta Distribusi Dipercepat

  • 29 Jun 2026 13:09 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Antrean kendaraan untuk mendapatkan BBM subsidi masih terjadi di sejumlah SPBU di Kabupaten Sampang, Senin 29 Juni 2026. Kondisi tersebut terlihat di SPBU Kecamatan Camplong dan SPBU Banyuanyar, meski PT Pertamina Patra Niaga sebelumnya menyatakan pasokan BBM subsidi di Jawa Timur dalam kondisi aman.

(Ket foto: SPBU di Kecamatan Camplong Sampang pada Senin 29 Juni 2026 tampak pengendara sepeda motor kembali karena BBM kosong)

Warga Kecamatan Sampang, Hanggara, mengatakan situasi memang lebih baik dibanding beberapa pekan lalu ketika Pertalite dan Biosolar sempat sulit diperoleh. Namun, menurutnya, antrean panjang masih menjadi persoalan yang belum terselesaikan sehingga masyarakat tetap harus meluangkan waktu lebih lama untuk mengisi bahan bakar.

"Pasokannya memang mulai membaik, tetapi antrean masih panjang. Pengendara motor masih harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan Pertalite, sedangkan truk yang mengisi Biosolar bisa mengantre lebih dari 30 menit," ujar Hanggara.

Menanggapi keluhan tersebut, PT Pertamina Patra Niaga melalui Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan pihaknya telah melakukan berbagai langkah percepatan distribusi.

"Pertamina telah melaksanakan prioritas pengiriman dari terminal BBM, alih suplai dari terminal terdekat, serta penambahan skema double alih suplai. Langkah ini dilakukan agar kebutuhan energi masyarakat dapat segera terpenuhi dan antrean di SPBU berangsur terurai," katanya dalam rilis resmi tertanggal 26 Juni 2026.

Meski demikian, kondisi di lapangan menunjukkan upaya percepatan distribusi belum sepenuhnya menghilangkan antrean di Kabupaten Sampang. Masyarakat berharap pasokan BBM subsidi semakin merata sehingga aktivitas transportasi, distribusi barang, dan kegiatan ekonomi dapat kembali berjalan tanpa hambatan akibat lamanya waktu menunggu di SPBU.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....