Ribuan Warga Sampang Aksi Damai Dukung Keberlanjutan Program MBG
- 25 Jun 2026 13:16 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang – Ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Masyarakat Peduli Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Sampang menggelar aksi damai di depan Kantor DPRD Sampang, Kamis 25 Juni 2026. Aksi tersebut bertujuan menyuarakan dukungan terhadap keberlanjutan program nasional pemerintah.
Massa menilai Program Makan Bergizi Gratis yang dijalankan melalui Badan Gizi Nasional memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Selain itu, program tersebut diyakini mampu menekan angka stunting serta mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa.
Dalam orasinya, Koordinator Lapangan Aksi Hamid menyampaikan bahwa program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan pangan. Menurutnya, program tersebut juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkuat daya saing generasi muda Indonesia.
“Program makan bergizi gratis memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Selain meningkatkan kesehatan dan menekan stunting, program ini juga membantu meningkatkan prestasi peserta didik serta memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia,” ujar Hamid di hadapan peserta aksi.
Aliansi juga menilai program MBG memiliki dampak ekonomi yang luas. Pemanfaatan bahan pangan lokal dalam penyediaan menu dinilai mampu menggerakkan sektor pertanian, perikanan, serta usaha mikro sehingga menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat daerah.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sampang Moh. Iqbal Fathoni menyatakan pihaknya mendukung program MBG sebagai salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan dukungan masyarakat perlu dibarengi pengawasan agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.
“Dukungan terhadap MBG tidak cukup hanya melalui aksi. Masyarakat juga perlu mengawasi pelaksanaannya agar petani, nelayan, UMKM, dan kelompok penerima manfaat lainnya benar-benar menjadi bagian dari keberhasilan program yang dijalankan pemerintah,” kata Iqbal Fathoni.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....