Polres Sampang Ajak Warga Ubah Lahan Jadi Pangan

  • 17 Jun 2026 12:39 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang – Polres Sampang mengajak masyarakat untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan kosong dan lahan siap tanam guna mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Sampang. Ajakan tersebut disampaikan dalam Apel Ketahanan Pangan yang digelar menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Mapolres Sampang, Rabu (17/6/2026).

Melalui kegiatan tersebut, Polres Sampang menegaskan komitmennya untuk terlibat dalam program pembangunan nasional, khususnya di sektor pertanian. Upaya itu diwujudkan dengan penyaluran 9.045 kilogram bibit jagung hibrida dan satu unit alat mesin pertanian pemipil jagung kepada kelompok tani dan para pendamping pertanian.

Kapolres Sampang AKBP Hartono melalui Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo mengatakan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, Bhabinkamtibmas dan Polmas didorong menjadi penggerak di tingkat desa untuk mengajak warga memanfaatkan lahan yang belum produktif.

Menurutnya, lahan yang selama ini belum dimanfaatkan memiliki potensi besar untuk meningkatkan produksi pertanian dan mendukung kebutuhan pangan masyarakat. Jagung menjadi salah satu komoditas yang dinilai memiliki prospek baik karena sesuai dengan kondisi lahan di sejumlah wilayah Kabupaten Sampang.

Selain bantuan sarana produksi, Polres Sampang juga memperkuat koordinasi dengan Dinas Pertanian, Penyuluh Pertanian Lapangan, dan kelompok tani. Sinergi tersebut dilakukan agar petani memperoleh pendampingan yang memadai mulai dari proses tanam hingga panen.

AKP Eko Puji Waluyo menegaskan bahwa program ketahanan pangan tidak hanya berorientasi pada peningkatan hasil pertanian, tetapi juga menjadi upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa. Dengan meningkatnya produktivitas pertanian, kesejahteraan petani diharapkan ikut meningkat.

“Melalui kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, penyuluh, dan petani, kami berharap Kabupaten Sampang dapat semakin mandiri dalam sektor pangan. Ketahanan pangan yang kuat akan menjadi fondasi penting bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....