Prakiraan Cuaca Wilayah Madura, 17 Juni

  • 17 Jun 2026 10:56 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Timur merilis prakiraan cuaca resmi untuk wilayah Pulau Madura pada hari Rabu, 17 Juni 2026. Secara umum, kondisi cuaca di empat kabupaten, yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep, diprediksi akan didominasi oleh kondisi langit cerah hingga cerah berawan sepanjang hari. Fenomena ini menandakan karakteristik musim kemarau yang mulai stabil, meskipun potensi pembentukan awan tipis masih dapat terjadi di beberapa titik lokal pada waktu-waktu tertentu.

Pada sektor suhu udara, BMKG memprakirakan suhu harian di seluruh daratan Madura berada pada rentang bervariasi antara 23 hingga 33 derajat Celsius. Kabupaten Sumenep dan Pamekasan diproyeksikan akan menjadi wilayah dengan suhu udara maksimum tertinggi, yang diperkirakan mencapai puncaknya pada siang hari sekitar pukul 11.00 hingga 14.00 WIB.

Sementara itu, tingkat kelembapan udara di kawasan daratan berkisar antara 45 hingga 95 persen, yang memicu sensasi udara yang cukup kering dan menyengat di ruang terbuka.

Selaras dengan kondisi tersebut, BMKG mengimbau masyarakat yang banyak melakukan aktivitas di luar ruangan agar tetap menjaga kondisi fisik dan hidrasi tubuh dengan mencukupi kebutuhan air minum. Teriknya paparan sinar matahari langsung di siang hari memerlukan antisipasi tambahan berupa penggunaan pelindung kepala atau tabir surya guna menghindari dampak buruk cuaca panas.

Meski cuaca cukup bersahabat untuk aktivitas darat, perubahan kondisi lokal yang dinamis tetap perlu dipantau secara berkala oleh warga setempat.

Di sisi lain, laporan dari BMKG Maritim menekankan adanya kewaspadaan khusus bagi sektor pelayaran dan masyarakat pesisir di sekitar Pulau Madura. Angin dilaporkan bertiup dominan dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan yang terpantau sedikit meningkat, khususnya di wilayah Perairan Utara Bangkalan dan Selat Madura, di mana kecepatan hembusan angin (gusty) berpotensi melonjak hingga belasan knot secara tiba-tiba. Kondisi ini diprediksi memicu ketinggian gelombang laut dalam kategori rendah hingga sedang, yang berkisar antara 0,5 sampai 1,2 meter.

BMKG menyarankan para nelayan tradisional maupun operator transportasi laut untuk terus memperhatikan perkembangan informasi cuaca maritim demi keselamatan pelayaran sebelum melaut. Untuk mempermudah mobilitas harian, masyarakat diimbau memanfaatkan kanal informasi resmi spesifik hingga tingkat kecamatan di Madura dapat diakses secara mandiri melalui aplikasi mobile Info BMKG

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....