Pemuda Bangkalan: Momentum Tahun Baru Islam dengan Semangat Hijrah

  • 15 Jun 2026 09:44 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Bangkalan – Dalam dialog interaktif “Sampang Menyapa” di RRI Sampang, Senin 15 Juni 2026, dengan tema “Sambut Tahun Baru Islam, Semangat Pemuda untuk Berhijrah”, tokoh pemuda Muhammadiyah dan Ansor Bangkalan menyampaikan refleksi tentang makna hijrah di era modern.

Dwi Jaka Anandika Kutsi, Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bangkalan, menegaskan hijrah harus dimulai dari perubahan pola pikir. “Kalau penampilan itu mudah diubah, tapi pola pikir yang terkontaminasi teknologi membuat kita kehilangan rasa kemanusiaan. Hidup jadi materialistis dan individualis, tidak peduli penderitaan orang lain,” ujarnya.

Ia merangkum pesan hijrah dengan dua kata: berkarya dan berempati. Berkarya untuk melawan rasa malas, berempati untuk melawan sifat individualisme.

Sementara itu, Al Azas Farhami, Wakil Sekretaris PAC GP Ansor Kamal, menyebut semangat pemuda Ansor Bangkalan dengan satu kata transformasi.

“Kehidupan sekarang menuntut kita serba cepat, bukan hanya dalam teknologi, tapi juga dalam kepekaan sosial. Pemuda harus memberi aksi nyata, bukan sekadar pintar berbicara,” ucapnya.

Ia mencontohkan teladan sahabat Ansor di zaman Nabi Muhammad Saw yang rela berbagi harta, rumah, bahkan kehidupan dengan sahabat Muhajirin.

Pesan utama dari dialog ini merangkum tiga kata kunci: berkarya, berempati, dan transformasi. Momentum Tahun Baru Islam dari 1447 Hijriyah ke 1448 Hijriyah diharapkan menjadi motivasi bagi para pemuda untuk melakukan perubahan diri, menghidupkan kembali semangat kemanusiaan, dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat dan Bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....