Sawah Organik Harapkan Bisa Atasi Tata Kelola Sampah
- 13 Jun 2026 20:17 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang – Masalah sampah yang selama ini sering dianggap beban lingkungan, kini mulai dilihat sebagai potensi besar untuk mendukung pertanian yang sehat dan ramah lingkungan. Hal ini menjadi fokus utama dalam program Green Radio RRI Pro 1 Sampang yang disiarkan Sabtu sore, 13 Juni 2026, dengan mengangkat tema “Sawah Organik: Pemanfaatan Tata Kelola Sampah”.
Agus Hendra Purnomo, pegiat lingkungan dari FPRB Sampang,yang mengisi program tersebut menjelaskan bahwa konsep sawah organik berbeda dengan pertanian konvensional yang banyak bergantung pada bahan kimia. Menurutnya, pertanian organik mengutamakan kesuburan tanah secara alami, dan di sinilah pengelolaan sampah memegang peran sangat penting.
“Sampah yang kita buang setiap hari, terutama yang berasal dari sisa makanan, pasar, atau kebun, jika dipilah dan diolah dengan benar, bisa berubah menjadi sumber nutrisi terbaik bagi tanah sawah kita,” ujarnya.
Ia menambahkan, jika perhatikan setiap hari banyak sampah yang dihasilkan dan rasanya eman- eman kalau tidak manfaatkan da mengolahnya dengan baik dan pe dinerapan tata kelola sampah yang tepat dinilai sangat strategis.
"Sampah organik yang diolah menjadi pupuk kompos tidak hanya mengurangi tumpukan limbah yang mencemari lingkungan dan saluran air, tetapi juga membantu petani menekan biaya produksi," ucapnya.
Tanah yang dirawat dengan bahan alami pun menjadi lebih gembur, kaya unsur hara, dan tahan terhadap kerusakan akibat penggunaan zat kimia berlebih.
Ia menambahkan, penerapan ini tentu tidak berjalan tanpa tantangan. masih banyak masyarakat atau petani yang belum terbiasa memilah sampah,apalagi proses pengomposan memakan waktu lebih lama dibanding membeli pupuk kimia.
Selain itu, kesadaran masyarakat umum untuk membuang sampah pada tempatnya dan memilah sejak dari rumah juga masih perlu terus dibangun.
"Dari percobaan itu hasil tanaman padi tumbuh lebih sehat, dan rasa serta kualitas gabah yang dihasilkan pun dinilai lebih baik dan aman dikonsumsi. Hal ini membuktikan bahwa hubungan antara pengelolaan lingkungan dan hasil pertanian sangat erat dan saling menguatkan demi kesejahteraan bersama," ungkapnya.
Mengelola sampah bukan hanya tugas pemerintah melainkan tanggung jawab seluruh warga. Dengan kesadaran bersama, sampah yang kita hasilkan tidak lagi menjadi masalah, melainkan menjadi berkah yang menjaga kelestarian alam sekaligus menjamin ketahanan pangan yang lebih baik di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....