Menantang Jarak dan Suhu di Piala Dunia 2026
- 29 Mei 2026 06:29 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang - Perhelatan Piala Dunia 2026 yang berlangsung di tiga negara tuan rumah Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko hadir dengan dinamika yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Menurut salah satu jurnalis di Kabupaten Sampang, Rian Haryanto, Piala Dunia kali ini digelar di tengah musim panas Amerika Utara. Para pelatih boleh saja merancang skema taktik high-pressing yang rumit, namun mereka tidak bisa mengontrol cuaca.
"Bermain di tengah gelombang panas bukan lagi soal siapa yang paling berbakat, melainkan siapa yang tahu kapan harus menahan diri dan menghemat energi," ucapnya, Kamis 28 Mei 2026.
Menurut Rian, kebugaran fisik adalah kunci, dan cuaca ekstrem ini memaksa tim-tim besar Eropa untuk memutar otak agar tidak kehabisan tenaga, terutama di fase gugur.
Dari sejumlah tim, rian menyoroti masa transisi generasi di tubuh tim nasional Jerman yang menarik perhatian publik.
"Tidak lagi menyandang status komoditas utama juara justru memberikan fleksibilitas taktis bagi tim tersebut untuk tampil tanpa beban pada turnamen ini," katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....