Harkitnas 2026, Bangkit Lawan Korupsi

  • 20 Mei 2026 11:44 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 menjadi panggung penting bagi penyuluh antikorupsi sekaligus pendidik, Chosiati, untuk menegaskan pentingnya membangun generasi berintegritas. Dalam dialog di RRI Sampang, ia menyatakan bahwa anak-anak dan remaja sebagai Tunas Bangsa adalah investasi jangka panjang negara.

“Melalui penanaman nilai-nilai dasar sejak dini, mata rantai korupsi di Indonesia diharapkan dapat terputus secara permanen dalam 15 hingga 20 tahun ke depan, melahirkan birokrat dan pemimpin masa depan yang bersih,” ucapnya, Rabu, 20 Mei 2026.

Dalam keterangannya, Chosiati menerapkan konsep "Jumat Bersepeda KK" (Jujur, Mandiri, Tanggung Jawab, Berani, Sederhana, Peduli, Adil, Disiplin, Kerja Keras), dengan fokus utama pada nilai kejujuran dan tanggung jawab untuk anak usia dini. Pendekatan yang digunakan disesuaikan dengan perkembangan zaman, seperti pemanfaatan media digital, pemutaran film animasi KPK, storytelling tokoh bangsa, hingga metode permainan kartu interaktif.

Selain itu, penguatan juga dilakukan di lingkungan sekolah melalui "Kantin Kejujuran" serta pemanfaatan Panduan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi yang baru diluncurkan oleh KPK bersama tiga kementerian pada 11 Mei lalu. Gerakan ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah melalui Forum Jawa Timur Anti Korupsi yang mewadahi para penyuluh dari berbagai latar belakang professional.

Menghadapi tantangan era digital dan paparan gaya hidup mewah di media sosial, Chosiati menekankan pentingnya keteladanan orang tua sebagai madrasah pertama serta pendekatan komunikasi dari hati ke hati tanpa menghakimi. Menutup perbincangan, ia optimis melihat keberhasilan para mantan muridnya dan mengajak seluruh elemen bangsa untuk bangkit seraya menggaungkan komitmen: Katakan Tidak pada Korupsi!

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....