Pelaku Usaha Kuliner Sampang Keluhkan Harga Bright Gas
- 18 Mei 2026 11:50 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang – Sejumlah pelaku usaha kuliner di Kabupaten Sampang mulai menukarkan tabung LPG subsidi 3 kilogram ke Bright Gas nonsubsidi. Meski mendukung kebijakan tersebut, mereka mengeluhkan harga Bright Gas yang dinilai masih tinggi dan berharap tetap terjangkau agar usaha kuliner bisa bertahan di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.
Owner Kaldu Kokot Kramat Sampang, Zahra, menyampaikan kekhawatirannya terhadap dampak kenaikan harga gas pada penjualan makanan.
“Kami tetap minta agar sedikit diturunin harga Bright Gas supaya tetap terjangkau. Karena semua owner itu tidak enak kalau harus menaikkan harga jual, takut pelanggan merasa keberatan,” ujarnya, Senin 18 Mei 2026.
Ia menambahkan, kenaikan harga gas menjadi beban tambahan bagi pelaku usaha yang juga menghadapi penurunan jumlah pembeli. Meski begitu, Zahra mengapresiasi pelayanan Pemkab Sampang dalam program penukaran tabung LPG subsidi ke Bright Gas yang dinilai ramah dan tertata.
“Pelayanannya bagus, welcome ke masyarakat, kami disambut dengan baik,” ungkapnya.
Sementara itu, Analis Kebijakan Muda Bagian Perekonomian dan SDA Setkab Sampang, Abdi Barri, menjelaskan bahwa program penukaran berlangsung mulai 18 hingga 23 Mei 2026.
“Kegiatan digelar setiap hari pukul 09.00–14.00 WIB di sisi barat Taman Bunga, tepat di depan Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sampang,” terangnya.
Tercatat sejumlah pelaku usaha kuliner, seperti Bebek Songkem Pak Salim, Rumah Makan Sultan, hingga Restoran Kaldu Kramat, turut menukarkan tabung LPG 3 kilogram mereka ke Bright Gas sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan penggunaan LPG nonsubsidi bagi pelaku usaha.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....