Menjelang Iduladha, Bani Insan Peduli Salurkan Bantuan Sosial dan Hewan Kurban
- 18 Mei 2026 05:43 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Pamekasan - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Yayasan Bani Insan Peduli (BIP) melakukan Tour Jawa Timur yang berlangsung selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 Mei 2026. Pada kegiatan itu, BIP menyalurkan bantuan sosial kepada sejumlah yayasan dan panti sosial di Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Malang.
Tidak hanya memberikan bantuan dana miliaran rupiah, BIP juga menyalurkan bantuan kendaraan ambulans, hewan kurban, kebutuhan pokok, perlengkapan ibadah, hingga bantuan tunai langsung kepada para pasien dan penghuni yayasan.
Tour kemanusiaan tersebut dipimpin langsung oleh Founder Bani Insan Peduli, Ali Zainal Abidin. Kunjungan pertama dilakukan ke Yayasan Berkas Sinar Abadi di Kabupaten Lamongan. Yayasan yang didirikan oleh Ipda Purnomo bersama istrinya, Lilik Ika Wahyuni, itu dikenal aktif menangani pasien gangguan mental sekaligus memberikan pembinaan spiritual kepada para pasiennya.
Sesampainya di lokasi, rombongan BIP langsung meninjau ruang perawatan pasien, fasilitas yayasan, hingga berdialog dengan para pengurus dan keluarga pasien. Pada kesempatan tersebut, Ali secara langsung mengumumkan bantuan senilai Rp1 miliar untuk mendukung operasional dan pengembangan Yayasan Berkas Sinar Abadi.
“Saya akan memberikan Rp1 miliar untuk yayasan bapak Purnomo agar bisa terus membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Ali di hadapan pengurus yayasan dan para pasien.
Tak hanya bantuan dana, BIP juga menyerahkan dua ekor sapi kurban untuk pelaksanaan Iduladha mendatang. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan kebahagiaan bagi para pasien dan masyarakat sekitar yayasan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan kesehatan, BIP juga menghadiahkan satu unit mobil ambulans yang nantinya akan digunakan untuk kebutuhan operasional dan penanganan pasien.“Ambulans ini semoga bisa membantu pelayanan pasien agar lebih cepat dan maksimal,” ujarnya.
BIP juga memberikan bantuan uang tunai untuk 64 pasien wanita, masing-masing Rp2 juta. Selain bantuan materi, Ali juga menyampaikan rencana pembangunan masjid di lingkungan yayasan sebagai sarana ibadah dan pembinaan spiritual.
"Kesehatan mental dan spiritual harus berjalan beriringan agar proses pemulihan pasien dapat berlangsung lebih baik," katanya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....