KPMM Tanam Ratusan Bibit Mangrove Sebagai Mitigasi Perubahan Iklim
- 04 Mei 2026 11:32 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Pamekasan - Dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia, Hari Bumi, dan Hari Keanekaragaman Hayati, Kelompok Peduli Mangrove Madura (KPMM) melaksanakan kegiatan penanaman mangrove yang berlokasi di Pantai Branta Tinggi, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Minggu, 3 Mei 2026.
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap pelestarian ekosistem pesisir sekaligus upaya mitigasi dampak perubahan iklim dan abrasi pantai.
Sebanyak 250 bibit mangrove jenis Rhizophora stylosa berhasil ditanam dengan menggunakan metode “Jajar Berumpun”, yaitu teknik penanaman dengan 5 batang bibit dalam satu lubang tanam. Metode ini dipilih untuk meningkatkan tingkat keberhasilan tumbuh serta ketahanan tanaman terhadap arus dan gelombang laut.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 60 peserta yang berasal dari berbagai unsur pemerintah, aparat keamanan, akademisi, serta masyarakat setempat.
Ketua KPMM Dr. Endang Tri Wahyurini menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, namun juga menjadi bagian dari komitmen jangka panjang dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir di Madura.
"Mangrove memiliki peran penting sebagai pelindung alami pantai dari abrasi, habitat biota laut, serta penyerap karbon yang efektif dalam menghadapi perubahan iklim global," ucapnya.
Selain penanaman, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan pesisir. Kolaborasi lintas sektor yang terjalin diharapkan dapat terus berlanjut dalam bentuk program-program konservasi yang berkelanjutan.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap Pantai Branta Tinggi dapat menjadi kawasan pesisir yang lebih lestari, produktif, dan memberikan manfaat ekologis maupun ekonomi bagi masyarakat sekitar," katanya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....