Anggota Komisi VIII DPR RI Pantau Gedung SBSN UIN Madura

  • 03 Mei 2026 00:32 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Pamekasan - Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari meninjau Gedung Rektorat Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, yang dibangun melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), Sabtu, 2 Mei 2026.

Pada kunjungan itu, Ansari didampingi beberapa pimpinan UIN Madura, beserta pihak terkait. Sekaligus melihat langsung progres pembangunan gedung layanan akademik terpadu berlantai 4, termasuk berbagai fasilitas yang tengah disiapkan untuk mendukung kegiatan akademik mahasiswa.

“Peninjauan ini menjadi bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan anggota DPR RI, khususnya dalam rangka memastikan pembangunan fasilitas pendidikan berjalan sesuai standar serta aman digunakan,” ucapnya.

Selain itu, Ansari juga menekankan pentingnya pembangunan gedung SBSN yang tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.

“Dari peninjauan yang kami lakukan, keberadaan Gedung SBSB (rektorat UIN Madura) yang baru dibangun dalam kondisi baik, dan saat ini sudah dimanfaatkan untuk kegiatan akademik," ujarnya.

Sementara Rektor UIN Madura, Saiful Hadi menyampaikan pembangunan Gedung SBSN 2024 dengan anggaran sebesar Rp33 miliar lebih sebagai bagian dari pengembangan dalam rangka menunjang kegiatan riset dan layanan akademik lainnya. Bahkan gedung tersebut juga sudah digunakan secara maksimal.

“Gedung SBSN 2024 sudah bagus, dan sudah bisa digunakan secara optimal, termasuk untuk fasilitas parkir. Sementara untuk bagian atap paling atas juga dimanfaatkan untuk keperluan (sarana dan prasarana) ilmu falak,” ujarnya.

Selain itu pihaknya menyampaikan apresiasi atas peninjauan yang dilakukan Ansari, dan dinilai sebagai bentuk perhatian terhadap kualitas pembangunan di lingkungan institusi yang dipimpinnya.

“Kami menyampaikan terima kasih atas peninjauan ini, dan untuk kualitas bangunan sudah diaudit oleh inspektorat dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), bahkan dinyatakan sesuai regulasi. Kami juga memiliki komitmen untuk menjaga kualitas fasilitas yang ada," ucapnya, mengakhiri.

Di sela kunjungan tersebut, Ansari menemukan kondisi berbeda pada Gedung F UIN Madura. Gedung bangunan lama berlantai 3 yang masih digunakan untuk aktivitas perkuliahan, kondisinya cukup mengkhawatirkan, karena ada kemiringan struktur bangunan dan retakan di beberapa bagian gedung, sehingga harus segera dicek secara teknis.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....