Statement BPBD Sampang Soal Dua Nelayan Tersambar Petir

  • 30 Apr 2026 20:29 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID. Sampang - Berdasarkan laporan resmi BPBD Kabupaten Sampang, insiden sambaran petir di Pulau Mandangin pada Kamis pagi, 30 April 2026 mengakibatkan dampak fisik yang cukup serius bagi para ABK Kapal Porsen Maharaja.

Data dari BPBD mencatat, korban Mahmud mengalami luka robek di kepala dan luka bakar di kaki, sementara Mizan menderita luka bakar di bagian dada. BPBD menegaskan bahwa lokasi kejadian berada di sisi selatan pulau saat para korban sedang memindahkan mesin kapal di tengah guyuran hujan lebat.

Kasi Kedaruratan dan Logistik (KL), Mohammad Hozin, menyampaikan bahwa peristiwa sambaran petir terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu, terdapat tiga orang yang sedang memindahkan kapal nelayan dengan posisi berada di bagian depan dan mesin.

“Ada tiga orang di lokasi kejadian. Dua orang yang dibawa ke puskesmas yakni Mahmud (40) dan Mizan (38) untuk mendapatkan perawatan medis, sedangkan satu orang lainnya selamat.

Alimuddin, salah seorang warga Pulau Mandangin, membenarkan adanya peristiwa sambaran petir yang menyasar tiga orang anak buah kapal (ABK) di pinggir pantai Pulau Mandangin. Dalam peristiwa tersebut, tiga orang dilaporkan pingsan.

“Kejadiannya tadi pagi saat hujan deras. Waktu itu tiga ABK sedang menuju sampannya untuk memindahkan perahu dari tambatan ke tempat perbaikan di sisi selatan Pulau Mandangin. Karena saat ini memasuki bulan purnama, sampan tersebut akan dipindahkan untuk diperbaiki,” ujarnya.

Peristiwa itu, lanjut Ali—sapaan Alimuddin—menimpa perahu atau kapal porsen Maharaja. Dalam kejadian tersebut, dua orang pingsan dan satu orang sempat terlempar akibat sambaran petir.“Beruntung tidak ada korban jiwa. Namun, dua orang pingsan dan satu orang sempat terlempar, tetapi selamat. Sementara dua orang yang tidak sadar langsung dibawa ke Puskesmas Mandangin,” tambahnya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....