Hari Buruh, Jurnalis Sampang Soroti Kesejahteraan Kontributor Media
- 30 Apr 2026 18:08 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang – Memperingati Hari Buruh, wartawan lokal Adi Setiawan menyoroti kondisi jurnalis di daerahnya yang mayoritas berstatus kontributor tanpa honor tetap. Ia menilai banyak produk jurnalistik tidak taat kode etik karena lahir dari perusahaan pers yang tidak layak serta tidak menerapkan standar perusahaan pers.
Menurut Adi, jurnalis sebagai buruh sekaligus profesi seharusnya mendapatkan kesejahteraan yang memadai. Selain itu, mereka juga perlu difasilitasi dengan pendidikan dan pelatihan jurnalistik agar kualitas pemberitaan tetap terjaga.
“Mayoritas wartawan di Sampang adalah kontributor atau koresponden media. Mereka semua tidak memiliki honor basis, dan mendapat perlakuan berbeda dengan karyawan tetap,” ungkapnya, Kamis 30 April 2026.
Ia menambahkan, ketidaksetaraan tersebut membuat banyak jurnalis di daerah bekerja tanpa kepastian penghasilan. Hal ini berdampak pada kualitas kerja dan keberlangsungan profesi wartawan di tingkat lokal.
Adi berharap momentum Hari Buruh dapat menjadi refleksi bagi perusahaan pers untuk lebih memperhatikan kesejahteraan jurnalis. Menurutnya, perusahaan pers yang sehat harus mampu memberikan jaminan kesehatan dan perlindungan hukum bagi pekerjanya.
“Misalnya jika ada gugatan atas berita atau mengalami kasus kekerasan, perusahaan pers wajib hadir melindungi jurnalisnya,” ucapnya dengan meng akhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....