Resmi Dikukuhkan, MUI Kabupaten Sampang Siap Kawal Kemaslahatan Umat

  • 23 Apr 2026 20:57 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sampang resmi memulai masa khidmah baru untuk periode 2025-2030. Prosesi pengukuhan Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Sampang ini berlangsung khidmat pada Kamis, 23 April 2026, bertempat di Pendopo Trunojoyo, Sampang.

Acara ini merupakan tindak lanjut dari hasil Musyawarah Daerah (Musda) MUI Sampang yang telah dilaksanakan pada 13 Desember 2025 lalu. Pengukuhan ini dihadiri langsung oleh Pimpinan MUI Jawa Timur, Bupati dan Wakil Bupati Sampang, Ketua DPRD Kabupaten Sampang, Jajaran Forkopimda Kabupaten Sampang, Dewan Pimpinan MUI Madura Raya, Dewan Pimpinan MUI dan komisioner, dan jajaran hingga tingkat kecamatan, dan pimpinan Pondok Pesantren dan Majelis Taklim.

Dalam masa jabatan 2025-2030 ini, kepengurusan baru berkomitmen untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dari periode sebelumnya di bawah asuhan Kiai Haji Bukhori Maksum. Program-program yang dinilai telah berjalan dengan baik akan terus dipertahankan dan ditingkatkan kualitasnya demi kemaslahatan umat.

“Terima kasih pada para Kyai, Ibu Nyai, Ustad dan Ustadzah bergabung dalam kepengurusan MUI ini sudah meluangkan waktu bersedia mengawal MUI di Kabupaten Sampang, karena tujuannya ulama untuk bermusyawarah, mendahulukan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi, untuk mengatasi masalah memberikan hukum dan pencerahan terbaik pada umat,” tutur Ketua MUI Sampang, Kiai Haji Itqon Busiri.

Lebih lanjut, ditekankan MUI harus bisa beradaptasi dengan tantangan besar bagi ulama saat ini yaitu pergeseran kebiasaan sosial di tengah teknologi.

"Saat ini ulama menghadapi tantangan yang cukup ekstrem. Generasi Z lebih memerlukan gawai, sehingga metode dakwah konvensional mulai kurang diminat, fenomena ini adalah realitas zaman yang tidak bisa terelakkan yang harus dihadapi dengan arif dan bijaksana," katanya, menambahkan.

Fenomena ini dipandang sebagai realitas zaman yang tidak bisa dielakkan. Oleh karena itu, MUI Sampang berkomitmen untuk beradaptasi dengan teknologi, mengemas pesan dakwah agar lebih relevan tanpa menghilangkan esensi ajaran Islam.

Melalui pengukuhan ini, diharapkan seluruh jajaran pengurus dapat menjaga amanah dengan baik hingga akhir masa khidmah. Sinergi antara ulama dan umaro (pemerintah) diharapkan tetap solid guna menjaga kondusivitas serta moralitas masyarakat di Kabupaten Sampang di tengah arus modernisasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....