Calon Siswa Sekolah Rakyat Diseleksi dari DTSEN

  • 23 Apr 2026 10:06 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Pamekasan - Kementerian Sosial menegaskan Sekolah Rakyat tidak membuka pendaftaran umum. Program ini menggunakan mekanisme penjangkauan langsung berbasis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memastikan tepat sasaran bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Kepala Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 29 Kabupaten Pamekasan, Aisyah Minarni Mukti mengatakan proses penerimaan murid Sekolah Rakyat melalui penjangkauan langsung kepada calon siswa yang masuk desil 1 dan 2 DTSEN.

"Proses penjangkauan dilakukan oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Pendamping PKH pasti punya data calon siswa dari keluarga yang masuk desil 1 dan desil 2, artinya pendapatan orangtuanya di bawah Rp500 ribu per bulan," ucapnya, Kamis, 23 April 2026.

Lanjut Aisyah menyampaikan, proses penjaringan juga melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS) dan pemerintah daerah setempat untuk memastikan calon siswa Sekolah Rakyat berasal dari keluarga miskin.

Ia menyebut, angkatan pertama di SRMP Pamekasan sebanyak 50 siswa terdiri dari 25 laki-laki dan 25 perempuan. Sementara, untuk tahap berikutnya atau tahun ajaran baru 2026/2027, hanya tersedia satu kelas yang bisa menampung kurang lebih 25 siswa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....