Pemkab Sampang Tegas Awasi Harga LPG 3 Kilogram

  • 16 Apr 2026 12:47 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.iD, Sampang: Sejak 5 April lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang menerima laporan masyarakat terkait kenaikan harga LPG 3 kilogram di beberapa kelurahan, seperti Rongtengah dan Gunung Sekar, Kecamatan Kota Sampang. Temuan tersebut juga diperkuat keluhan dari masyarakat yang masuk di Program Halo RRI yang mendapati harga di tingkat pengecer mencapai Rp20.000 hingga Rp28.000 per tabung.

Menindaklanjuti laporan itu, Pemkab Sampang segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan. Abdi Barri Salam, Analis Kebijakan Muda Pemkab Sampang, menyebut hasil investigasi menunjukkan distribusi dari Pertamina Patra Niaga ke agen maupun pangkalan berjalan normal. Bahkan, kuota untuk wilayah Madura telah ditambah sejak 12 April.

“Kenaikan harga ternyata bukan disebabkan keterlambatan distribusi, melainkan meningkatnya permintaan masyarakat selama bulan Ramadan dan menjelang hari besar keagamaan. Kondisi ini dimanfaatkan oleh sejumlah pangkalan dengan menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Rp18.000 per tabung,” ucapnya. Kamis 16 April 2026.

Ia menjelaskan, investigasi Pemkab menemukan pangkalan menjual LPG dengan harga Rp19.000 hingga Rp25.000. Beberapa staf bagian perekonomian bahkan melakukan pembelian secara penyamaran untuk mengumpulkan bukti. Data tersebut sudah dilaporkan ke Pertamina Patra Niaga untuk ditindaklanjuti.

“Kami Pemkab Sampang akan memberikan sanksi tegas kepada pangkalan nakal, termasuk pencabutan izin usaha jika tetap melanggar aturan. Pemerintah juga menghimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying dan memastikan isu pengurangan kuota adalah hoaks,” ujarnya.

Selain itu, Pemkab mengingatkan bahwa LPG 3 kilogram diperuntukkan bagi masyarakat miskin. PNS, TNI, Polri, rumah makan, dan laundry diminta beralih ke Bright Gas sesuai surat edaran yang telah dikeluarkan sejak 2024. Langkah ini sudah mulai diikuti oleh banyak pihak setelah adanya kelangkaan.

“Dalam waktu dekat, kami akan mengintensifkan pengawasan dengan memastikan pangkalan memasang papan nama resmi agar masyarakat mengetahui harga sesuai HET. Masyarakat juga diminta aktif melaporkan pelanggaran harga melalui rekan-rekan pers atau langsung ke Pemkab Sampang dengan bukti berupa foto atau video. Dengan pengawasan ketat, diharapkan harga LPG 3 kilogram kembali stabil sesuai aturan,” harapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....