Pentingnya Introspeksi Diri, Waspadai Penyakit Hati

  • 16 Apr 2026 06:56 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang – Umat muslim diminta senantiasa bersyukur atas nikmat iman dan kesehatan yang memungkinkan mereka menjalankan ibadah berjamaah. Namun, di balik rutinitas ibadah tersebut, terdapat peringatan penting mengenai kondisi batiniah yang sering kali luput dari perhatian, yakni fenomena hati yang "sakit" akibat pergaulan buruk dan gaya hidup yang sia-sia.

Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sampang, Aldi Chandra Madhani menyoroti bahwa banyak individu saat ini terjebak dalam kondisi Qalbun Marid, di mana seseorang mengaku beriman namun masih gemar melakukan maksiat dan menyimpan dendam.

“Faktor-faktor seperti terlalu banyak tertawa, gaya hidup foya-foya, hingga pandangan mata yang tidak terjaga disebut sebagai pemicu utama melemahnya sensitivitas hati terhadap dosa,” ungkapnya dalam Mutiara Pagi, Kamis, 16 April 2026.

Menurutnya jika dibiarkan tanpa bertaubat, kondisi hati yang sakit ini dikhawatirkan akan berubah menjadi hati yang mati, yang diibaratkan seperti rumah kosong yang menjadi sarang binatang berbisa.

Sebagai solusi, Aldi mengajak umat muslim untuk mengejar derajat Qalbun Salim sebagaimana yang disebutkan dalam Surah Asy-Syu'ara ayat 88-89.

“Hati yang bersih ini adalah satu-satunya modal yang berguna saat menghadap Allah SWT kelak, ketika harta dan anak-anak tidak lagi memberi manfaat,” tutupnya.

Pesan ini menjadi pengingat bagi seluruh warga Sampang khususnya, agar tidak hanya fokus pada pencapaian duniawi, tetapi juga secara aktif memperbaiki kualitas takwa yang bersemayam di dalam dada demi keselamatan di akhirat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....