Lonjakan Harga Plastik, Tantangan Ekonomi dan Peluang Ramah Lingkungan
- 14 Apr 2026 10:11 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Pamekasan - Kenaikan harga plastik belakangan ini mulai terasa di siklus perdagangan masyarakat Indonesia. Lonjakan harga plastik dipicu oleh konflik geopolitik di Timur Tengah yang berdampak pada terganggunya jalur distribusi energi global.
Pegiat Lingkungan, Endang Triwahyurini mengatakan kenaikan harga kemasan plastik saat ini menjadi sebuah fenomena yang memiliki dua sisi saling berkaitan, antara aspek ekonomi dan lingkungan.
Menurut Endang, di satu sisi, kenaikan harga plastik ini menjadi tantangan bagi para pelaku usaha khususnya UMKM yang selama ini masih tergantung pada kemasan plastik untuk menjaga kualitas dan daya tahan produknya.
Biaya produksi yang meningkat dapat berdampak pada nilai jual, daya saing, dan margin keuntungan. Sehingga para pelaku usaha dituntut lebih adaptif mencari alternatif dan melakukan efisiensi penggunaan kemasan serta berinovasi sistem pendistribusiannya.
Di sisi lain, kata Endang, kenaikan harga plastik justru menjadi momentum untuk mendorong transisi menuju penggunaan kemasan yang lebih ramah lingkungan.
"Selama ini harga plastik yang relatif murah dan sangat terjangkau, menjadi salah satu faktor utama tingginya penggunaan atau konsumsi plastik sekali pakai. Sehingga pada saat harga meningkat, menjadi dorongan alami untuk mencari alternatif kemasan yang lebih ramah lingkungan," ucapnya, Senin, 13 April 2026.
Dosen Universitas Islam Madura itu menyampaikan, ke depan perlu ada kolaborasi antara pemerintah dengan akademisi dan para pelaku usaha untuk melakukan inovasi kemasan ramah lingkungan yang tidak hanya ekologis, tetapi juga ekonomis dan mudah diakses oleh siapa pun.
Serta mengedukasi masyarakat agar terjadi perubahan perilaku konsumsi secara bertahap. Sehingga kenaikan harga kemasan plastik ini bukan semata-mata persoalan ekonomi, melainkan juga menjadi titik balik untuk memperkuat komitmen pengelolaan lingkungan yang lebih bijaksana dan berkelanjutan.
Ia menyarankan ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh para pelaku usaha di tengah kenaikan harga plastik, yaitu mengurangi ketergantungan plastik, beralih ke kemasan ramah lingkungan yang lebih relevan dan disesuaikan dengan produknya, seperti kertas, karton, daun dan sebagainya.
Para pelaku usaha juga dapat menerapkan sistem kemasan guna ulang. Mendorong konsumen untuk membawa wadah sendiri. Melakukan pembelian bahan baku dalam jumlah besar secara kolektif untuk menekan biaya produksi. Dan melakukan inovasi produk dan distribusi dengan menerapkan sistem pre-order untuk mengurangi kebutuhan kemasan yang berlebihan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....