Pakar Ekonomi UTM Dorong Insentif bagi Daerah Kreatif Energi Alternatif
- 09 Apr 2026 21:29 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang - Menghadapi ketidakpastian ekonomi akibat kelangkaan energi, Guru Besar Ilmu Ekonomi Pembangunan UTM, Prof. Mohtar Rasyid, menyoroti perlunya langkah konkret mulai dari efisiensi anggaran hingga pemanfaatan potensi energi lokal sebagai solusi jangka panjang.
Meskipun kebijakan subsidi BBM dan LPG saat ini adalah pilihan tepat untuk meredam kepanikan masyarakat (panic buying), tantangan besar ada pada efisiensi anggaran. Beliau berharap pemerintah pusat memberikan contoh nyata dalam penghematan sebelum meminta pemerintah daerah melakukan hal serupa.
Salah satu poin krusial yang disampaikan adalah keberanian daerah untuk mengeksplorasi energi alternatif. Dicontohkan daerah Grobogan Jawa Tengah yang telah berhasil memanfaatkan gas rawa secara mandiri sehingga tidak lagi bergantung sepenuhnya pada LPG.
“Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya gas, namun ketergantungan pada impor menunjukkan adanya keengganan untuk berubah, padahal sumber daya banyak di Beliau mendorong pemanfaatan:energi surya, sumber energi alternatif gas alam lokal maupun energi alternatife hasil pengelolahan limbah,” tutur Prof Mohtar.
Sebagai pakar ekonomi pembangunan, Prof. Mohtar mengusulkan agar pemerintah pusat memberikan penghargaan atau reward bagi daerah yang mampu berinovasi di bidang energi.
"Pemerintah pusat kan punya Dana Desa dan berbagai skema lainnya. Cobalah itu diberikan sebagai insentif bagi daerah atau desa yang inovatif dalam penggunaan energi alternatif. Ini akan memicu daerah lain untuk berlomba-lomba melakukan hal yang sama," ujarnya.
Bagi Prof. Mohtar, krisis geopolitik yang berdampak pada stok LPG ini seharusnya menjadi titik balik bagi struktur ekonomi daerah untuk memperkuat ketahanan energinya. Dengan adanya insentif yang tepat dan keberanian melakukan konversi ke energi alternatif, ketergantungan terhadap komoditas impor dapat diminimalisir demi stabilitas ekonomi jangka panjang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....