Memulihkan Ekosistem Tambak Melalui Polikultur

  • 06 Apr 2026 22:37 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Di saat banyak lahan tambak di berbagai daerah mulai jenuh akibat penggunaan bahan kimia berlebih, Kabupaten Sampang justru melakukan langkah balik ke alam. Melalui metode polikultur, Pemkab Sampang membuktikan bahwa menjaga alam berbanding lurus dengan menjaga keuntungan.

Sistem ini bukan sekadar menaruh tiga jenis makhluk dalam satu tempat, melainkan menciptakan mini-ekosistem yang saling menyembuhkan.

"Rumput Laut sebagai Paru-Paru: Bertindak sebagai biofilter alami yang menyerap limbah amonia dari sisa pakan udang.Udang dan Bandeng sebagai Penyeimbang: Kehadiran dua spesies ini menciptakan dinamika nutrisi yang membuat air tetap "hidup" tanpa perlu banyak intervensi bahan kimia," kata Kepala Bidang Budi Daya dan Perikanan DKP Sampang, M Mahfud, Senin 6 April 2026.

M. Mahfud dmengisyaratkan bahwa 25 pembudi daya pionir ini adalah wajah masa depan pesisir Madura. Mereka tidak lagi mengeruk kekayaan laut secara agresif, melainkan mengelolanya dengan ritme alam yang harmonis.

"Ini adalah tentang keberlanjutan. Kita ingin anak cucu kita masih bisa melihat tambak yang produktif," tutupnya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....