Haul Akbar 101 Bedah Tafsir Al-Qur’an Karya Syaikhona Kholil

  • 01 Apr 2026 14:37 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Bangakalan - Haul Akbar ke-101 Syaikhona Moh. Kholil Bangkalan menjadi momentum penting untuk mengungkap warisan intelektual beliau melalui seminar dan halaqah tafsir Al-Qur’an yang digelar di halaman Masjid Syaikhona Moh. Kholil, Martajasah Bangkalan. Rabu 1 April 2026.

Prof. Dr. H. Said Agil Husin Al Munawar ditemui RRI.co.id saat meninjau pameran manuskrip karya Syaikhona Moh Kholil mengugnkapkan, seminar ini bertujuan memperlihatkan sisi keilmuan Syaikhona Kholil, bukan hanya dikenal sebagai wali yang memiliki karomah, tetapi juga sebagai seorang ilmuwan mumpuni.

BACA JUGA: Ribuan Jamaah Akan Hadiri Hual Akbar ke-101 Syaikhona Kholil Bangkalan

“Selama ini kita kenal beliau ahli ilmu alat, ternyata beliau juga memiliki naskah tafsir Al-Qur’an terjemahan. Insya Allah karya ini akan dikoreksi, dirapikan oleh tim Lajnah Tashih Mushaf Al-Qur’an, dan dicetak dengan dukungan Kementerian Agama,” ujar Menteri Agama Republik Indonesia ke 21 dalam Kabinet Gotong Royong itu.

BACA JUGA: Bupati Bangkalan: Sukseskan Haul Akbar Syaikhona Kholil ke-101

Dikesempatan yang sama, Dr. KH. A. Musta’in Syafi’i, Pengasuh Pondok Pesantren Madrasatul Qur’an Tebuireng Jombang, menilai karya tafsir tersebut sebagai khazanah keilmuan yang sangat berharga.

“Ini khazanah yang mahal, dengan dimensi penafsiran yang luas. Beliau tidak hanya menggunakan pendekatan kurikulum Atalia, tetapi juga Irfania, sehingga tafsirnya memiliki lompatan pemikiran yang mendalam,” ungkap Yai Ta’in yang akrab disapa yang juga dikenal sebagai pionir penulisan tafsir tahlili di media massa.

BACA JUGA: Haul Akbar ke-101 Akan Bedah Tafsir Al-Qur’an Syaikhona Kholil

Sementara itu, Ketua Panitia, KH. Hasbullah Muhtarom, menuturkan seminar akan dimulai pukul 09.00 pagi dengan pameran naskah tulisan tangan dan pembahasan tafsir karya Syaikhona Kholil. Selain kegiatan ilmiah, panitia juga menyiapkan bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, serta pemeriksaan mata dan tekanan darah.

“Malam harinya, acara ditutup dengan pembacaan rotib, tahlil, doa bersama, dan tausiyah yang merangkum hasil seminar siang hari,” ucap Ra Has, sapaan akrab ketua panitia.

Ia menambahkan, undangan resmi dicetak sekitar 15.000 lembar dan disebarkan ke berbagai daerah di Madura dan Jawa, ditambah publikasi melalui media sosial. Sejumlah pejabat tinggi dijadwalkan hadir, termasuk Gubernur Jawa Timur, Bupati Bangkalan, Forkopimda, serta para ulama sepuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....