Budidaya Polikultur Percepat Pertumbuhan Ikan di Sampang

  • 28 Mar 2026 23:01 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Pengembangan budidaya polikultur di Kabupaten Sampang menunjukkan hasil yang positif. Sistem yang menggabungkan rumput laut, udang, dan bandeng dalam satu kawasan ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi produksi.

Kepala Bidang Budidaya dan Perikanan DKP Sampang, M. Mahfud, menyampaikan bahwa kegiatan budidaya tersebut masih terus berjalan dan menjadi fokus pengembangan ke depan.

"Budidaya ini masih berlangsung dan akan terus dikembangkan, termasuk rencana pengolahan hasil di daerah agar memiliki nilai tambah," kata M. Mahfud, Sabtu 28 Maret 2026.

Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya hasil panen langsung dijual tanpa diolah. Namun kini, pihaknya mulai mendorong agar hasil tersebut bisa diproses secara mandiri oleh masyarakat.

Dalam praktiknya, sistem polikultur memungkinkan beberapa komoditas hidup berdampingan dalam satu area tanpa saling mengganggu. Bahkan, masing-masing memberikan dampak positif.

"Rumput laut berfungsi sebagai filter alami di perairan, sehingga kualitas air tetap terjaga dan mendukung pertumbuhan udang serta bandeng," ujarnya.

Mahfud menjelaskan bahwa hasil pemantauan menunjukkan adanya percepatan pertumbuhan pada komoditas yang dibudidayakan. Hal ini menjadi keuntungan tersendiri bagi para pembudidaya.

"Udang yang biasanya dipanen enam bulan bisa menjadi tiga bulan, sedangkan bandeng dari lima hingga enam bulan bisa dipanen sekitar empat bulan," katanya.

Selain itu, rumput laut juga dapat dipanen berkali-kali tanpa harus menanam ulang, sehingga lebih efisien bagi pembudidaya.

"Rumput laut sudah dipanen sekitar tiga kali, dan kami tidak langsung mengarahkan untuk panen terus agar bisa berkembang lebih banyak tanpa perlu membeli bibit lagi," ujarnya.

Saat ini, jumlah pembudidaya yang terlibat mencapai sekitar 25 orang dan tersebar di beberapa kecamatan. Program ini masih dalam tahap pengembangan sebagai percontohan.

"Awalnya hanya beberapa orang, kini berkembang menjadi 25 pembudidaya sebagai bagian dari program percontohan yang terus kami dorong," ucapnya.

Dengan potensi yang dimiliki, DKP Sampang berharap budidaya polikultur ini dapat menjadi solusi peningkatan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat sektor perikanan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....