Dana Transfer Pusat Menurun, Bupati Sampang Siapkan Tiga Strategi Keberlanjutan
- 10 Mar 2026 09:26 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang – Pemerintah Kabupaten Sampang menyiapkan sejumlah strategi keberlanjutan pembangunan di tengah penurunan dana transfer pusat. Bupati Sampang, Slamet Junaidi menyampaikan Pemkab telah melakukan tahapan krusial rancangan keungan agar rencana strategis pemerintah dapat terwujud secara nyata bagi masyarakat. Pernyataan ini disampaikan pada forum Musrenbang RKPD Kabupaten Sampang yang digelar di Pendopo Trunojoyo pada Senin 9 Maret 2026.
“Meskipun anggaran pada tahun 2027 diproyeksikan mengalami sedikit kenaikan dibandingkan tahun 2026, Bupati mengingatkan bahwa kepastian kebijakan dana transfer pusat atas Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun mendatang masih belum diketahui secara pasti. Kondisi ini menuntut pemerintah daerah untuk tetap eksis dan selektif dalam mendanai program prioritas. Dibutuhkan strategi khusus untuk memilih prioritas pembangunan agar visi daerah tetap berjalan di tengah dinamika anggaran,” tutur Slamet Junaidi.
| Baca juga: Bupati Sampang Apresiasi Bantuan Pemprov |
Untuk menjaga stabilitas di tengah ketidakpastian tersebut, Bupati Sampang memaparkan tiga kebijakan utama menata fiskal daerah, meliputi
1. Optimalisasi Pendapatan Daerah: Fokus pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna mengurangi ketergantungan yang tinggi terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.
2. Pencarian Sumber Dana Alternatif: Menggali potensi pendanaan di luar APBD melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), pinjaman daerah, maupun Penerusan Pinjaman Luar Negeri (PPLN) dengan dukungan penuh dari DPRD.
3. Penguatan Investasi dan Kolaborasi: Mengoptimalkan kerja sama investasi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan infrastruktur daerah.
Lebit lanjut, Slamet Junaidi menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat adalah kunci utama. Tanpa adanya investasi dan kolaborasi yang solid, percepatan pembangunan dan peningkatan daya saing daerah dipastikan akan berjalan kurang optimal.
“Kita harus kreatif dan mandiri. Sinergi dengan semua pihak diperlukan agar pertumbuhan ekonomi Sampang tetap kuat dan program-program yang menyentuh kepentingan publik tidak terhenti,” ujarnya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....