Ketua MUI Sampang Dorong UMKM Sampang Segera Bersertifikat Halal

  • 20 Feb 2026 22:09 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang – Menjelang pemberlakuan kewajiban sertifikasi halal pada 18 Oktober 2026, Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kabupaten Sampang bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) bergerak cepat.

Untuk itu digelar Bazar Takjil UMKM Halal di Alun-alun Trunojoyo hingga 15 Maret 2026. Dalam kesempatan ini Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sampang mendorong seluruh UMKM di Sampang untuk segera mengajukan proses sertifikasi halal.

Ketua MUI Sampang Kiai Haji Itqon Busiri mengatakan kegiatan ini untuk meningkatkan minat UMKM untuk pengajukan proses sertifikasi halal.

“Kegiatan bazar ini menjadi strategi untuk mengubah pola pikir masyarakat, awalanya tidak mudah untuk mengajak pelaku usaha untuk mengajukan sertifkat halal, banyak pendamping halal di Sampang yang awalnya kesulitan mencari UMKM yang bersedia. Namun, melalui semangat bazaar ini, antusiasme pelaku usaha untuk mengetahui proses pengajuan sertifikat halal mulai meningkat," ucapnya, Jumat, 20 Februari 2026.

Saat ini, telah disiagakan 50 pendamping halal yang telah terlatih untuk memastikan setiap tahapan produksi UMKM memenuhi standar syariat. Peningkatan pengajuan sertifikasi diharapkan terus meningkat agar seluruh UMKM telah mendapatkan sertifikat halal sebelum pemberlakuan Wajib Halal 2026.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Sampang Busro Muqoddas menyampaikan bahwa berdasarkan regulasi nasional, seluruh produk makanan, minuman, hasil perikanan, hingga camilan wajib memiliki sertifikat halal paling lambat Oktober 2026.

"Di Sampang sendiri ada 4.500 produk telah bersertifikat halal dan tercatat ada sekitar 100.000 produk UMKM yang diharapkan segera terdaftar dalam Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas). Tahun ini, sebelum memasuki tenggat Oktober, pengajuan sertifikasi halal tidak dikenakan biaya alias gratis. Kami harap seluruh pelaku UMKM memanfaatkan kesempatan ini," ujar Busro Muqoddas.

Lebih lanjut, ditekankan bahwa sebagai kabupaten yang religius, sudah sepatutnya produk asal Sampang terjamin kehalalannya. Hal ini bertujuan agar masyarakat merasa lebih tenang secara batiniah saat mengonsumsi produk lokal. Untuk memfasilitasi hal tersebut, disediakan Posko Pelayanan Halal yang buka setiap hari di lokasi Bazar Takjil UMKM Halal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....