Pemkab Sampang Dukung Gerakan Indonesia ASRI

  • 20 Feb 2026 12:41 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang merespons peluncuran program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah) dengan menginstruksikan seluruh instansi untuk melaksanakan gerakan Jumat Bersih baik di lingkungan internal kantor maupun di area publik yang berada di sekitar kantor masing-masing.

Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan dan Persampahan DLH Perkim Kabupaten Sampang Aulia Arif menyampaikan pemerintah daerah akan mengaktifkan kerja bakti mulai akhir Februari ini.

“Program Presiden Prabowo yaitu ASRI direspons cepat oleh Pemkab Sampang dengan kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar instansi setiap hari Jumat. Semua ASN akan terlibat membersihkan lingkungan internal kantor, dilanjutkan di area publik sekitar kantor masing-masing, kegiatan itu akan berlangsung mulai akhir Februari,” ucap Aulia, Jumat, 20 Februari 2026.

Diharapkan gerakan ini menjadi contoh bagi masyarakat sehingga terwujud secara luas Gerakan Indonesia ASRI di wilayah Sampang. Gerakan Indonesia ASRI adalah arahan Presiden yang disampaikan pada Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 awal Februari lalu.

Presiden menyampaikan masalah sampah sudah menjadi masalah nasional terutama sampah plastik. Seluruh lini masyarakat diminta untuk melakukan korve atau kegiatan bersih-bersih di lingkungan sehingga akan menjadi gerakan nasional dalam menjaga kebersihan.

Gerakan ini dilatarbelakangi oleh masalah sampah di semua wilayah Indonesia, Presiden menyatakan sampah sudah menjadi masalah krusial di berbagai daerah, diprediksi pada tahun 2028 akan terjadi kelebihan kapasitas di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) di semua wilayah.

Oleh karena itu diperlukan pembangunan infrastruktur sampah yang memadai dan kesadaran masyarakat tidak hanya pada kebersihan tetapi juga pada pengelolaan hingga pengurangan produksi sampah.

“Untuk melibatkan masyarakat, ASN harus terlebih dahulu memberikan contoh, semua akan bergerak bersama dan akan menjadi gerakan di semua lini. Kedepan setelah akan dilanjutkan dengan edukasi 3R, reduce, reuse dan recycle sampah, jadi korve sudah harus bisa memilah sampah sehingga pengelolaan lebih efektif,” kata Aulia, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....