Ulama Sampang Minta Konser Valen Ubah Konsep
- 03 Feb 2026 19:43 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang - Rencana konser amal “Satu Irama Peduli Nusantara” yang menghadirkan jebolan Dangdut Academy 7, Valen mendapat masukan dari para ulama di Kabupaten Sampang. Masukan disampaikan dalam audiensi di kantor DPRD setempat, Selasa, 3 Februari 2026.
Audiensi tersebut membahas kekhawatiran ulama terhadap konsep konser yang dinilai berpotensi melanggar norma agama. Waktu pelaksanaan dinilai terlalu dekat dengan bulan suci Ramadan.
Juru Bicara perwakilan ulama Sampang Habib Abdurahman menyampaikan keberatan utama terkait potensi campur baur penonton laki-laki dan perempuan. Hal tersebut dinilai menjadi persoalan serius dalam pelaksanaan acara.
“Kami keberatan karena berpotensi terjadi campur baur laki-laki dan perempuan,” ujar Habib Abdurahman. Menurutnya, hal itu bertentangan dengan nilai keagamaan.
Selain konsep, momentum pelaksanaan konser juga menjadi perhatian ulama. Konser direncanakan berlangsung menjelang Ramadan dan bertepatan dengan Hari Valentine. “Menjelang Ramadan seharusnya umat fokus mempersiapkan diri dengan kegiatan positif,” katanya. Ia menilai potensi mudarat lebih besar jika konsep tidak diubah.
Habib Abdurahman juga menyinggung Hari Valentine yang kerap dikaitkan dengan pergaulan negatif remaja. Hal tersebut dikhawatirkan berdampak sosial di masyarakat. “Valentine sering dikaitkan dengan perilaku yang kurang baik,” ujarnya. Ia menilai hal itu perlu menjadi pertimbangan panitia.
| Baca juga: Rezeki Halal Jadi Kunci Doa Diijabah |
Sebagai solusi, ulama mengusulkan perubahan konsep konser menjadi kegiatan salawat. Usulan tersebut disampaikan sebagai jalan tengah. “Kami bukan anti seni dan bukan anti Valen,” katanya. Ia menegaskan Valen tetap bisa tampil dengan konsep religius.
Menurutnya, perubahan konsep penting untuk mencegah dampak sosial lanjutan. Ia khawatir konser tersebut menjadi contoh kegiatan serupa di tempat lain.
“Kami khawatir ini menjadi preseden bagi kegiatan lain,” ujarnya. Ulama meminta konsep tetap dalam koridor dakwah.
Habib Abdurahman menegaskan audiensi belum menghasilkan keputusan final. Musyawarah lanjutan masih akan dilakukan bersama pihak terkait.
“Belum ada keputusan akhir dan akan ada musyawarah kembali,” katanya. Ia berharap situasi tetap kondusif.
Sementara itu, Zakaria selaku tim organizer menyatakan ulama tidak menolak Valen tampil. Panitia diminta menyesuaikan konsep agar tidak melanggar norma agama.
“Tidak ada penolakan terhadap Valen, hanya ada masukan konsep,” ujar Zakaria. Panitia menyatakan siap menindaklanjuti masukan tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....