Lomba Lagu Sampangan Didigitalisasi Jadi Album
- 03 Feb 2026 12:43 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang - Lomba karya cipta lagu berbahasa Sampangan resmi digelar di Kabupaten Sampang. Kegiatan ini menjadi bagian program digitalisasi sepuluh karya lagu Madura berbasis kearifan lokal.
Koordinator Lomba Karya Cipta Lagu Berbahasa Sampangan, Bustomi Irwan Kurniadi, menyampaikan kegiatan tersebut bekerja sama dengan Dispora Sampang. Program difokuskan pada proses digitalisasi karya lagu berbahasa Madura.
BACA JUGA: Digitalisasi Lagu Madura Sampangan Dimulai Lewat Lomba
“Digitalisasi ini khusus untuk karya lagu Madura menggunakan dialek Sampangan,” kata Bustomi. Menurutnya, bahasa Madura memiliki banyak dialek di setiap wilayah, Selasa 3 Januari 2026.
Ia menjelaskan dialek Madura mencakup Pangkalan, Pamekasan, Sumenep, Kangean, dan wilayah Tapal Kuda. Kondisi tersebut menjadikan Madura kaya secara linguistik.
Bustomi menyebut Kabupaten Sampang memiliki karakter bahasa yang unik. Wilayah barat menggunakan dialek Pangkalan, sedangkan wilayah timur memakai dialek Pamekasan.
“Secara khusus Sampang tidak punya satu dialek tunggal,” ujarnya. Namun, Sampang memiliki dialek campuran yang hidup di masyarakat.
Ia menegaskan bahasa Madura merupakan kekayaan budaya tak benda. Karena itu, lagu dipilih sebagai media pelestarian yang mudah diterima publik.
"Sepuluh karya terbaik dari lomba akan direkam secara digital. Seluruh karya tersebut dihimpun dalam satu album musik,"jelasnya.
Program ini telah mendapat persetujuan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Pengajuan program dilakukan sejak tahun sebelumnya.Pendaftaran lomba dibuka pada 1 hingga 10 Februari. Proses pendaftaran dilakukan secara daring dengan dukungan teknis Dispora.
“Peserta terpilih akan mengikuti pelatihan selama tiga hari,” katanya. Pelatihan meliputi aransemen musik dan pendalaman bahasa Madura.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....