Waspada Cuaca Ekstrem di Jatim hingga 10 Februari

  • 02 Feb 2026 14:04 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sidoarjo - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Jawa Timur pada tanggal 1 hingga 10 Februari 2026. Potensi cuaca ekstrem itu perlu diwaspadai karena dapat mengakibtakan terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti hujan sedang hingga lebat.

Banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, serta hujan es. Menurut BMKG, saat ini seluruh wilayah di Jawa Timur sudah berada pada musim hujan dan beberapa wilayah diprakirakan masih mengalami puncak musim hujan.

"Potensi cuaca ekstrem ini dampak aktifnya monsun Asia dan diprakirakan adanya gangguan gelombang atmosfer Low Frequency, Gelombang Rossby, dan Gelombang Kelvin yang akan melintasi wilayah Jawa Timur," kata Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo, Taufiq Hermawan dalam keterangan tertulis, Sabtu, 31 Januari 2026.

Suhu muka laut perairan Selat Madua yang masih cukup signifikan, serta kondisi atmosfer lokal yang labil turut mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Karena itu, BMKG mengimbau masyarakat serta instansi terkait untuk senantiasa waspada, terutama di wilayah dengan topografi curam, bergunung dan tebing terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, jalan licin dan berkurangnya jarak pandang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....