Skrining Kusta Masuk CKG, Dinkes Pamekasan Siapkan Sosialisasi dan Pelatihan
- 29 Jan 2026 13:44 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Pamekasan - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan skrining kusta masuk ke dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG) mulai 2026 guna mendeteksi lebih cepat dan mengeliminasi penyakit tersebut di Indonesia.
Terkait hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan, Saifudin mengatakan pihaknya akan melakukan sosialisasi dan pelatihan di Puskesmas sebagai bentuk persiapan melaksanakan program tersebut.
"Karena pemeriksaan kusta itu harus ada diagnosis dan pemahaman terhadap tanda-tanda awal penyakit kusta, supaya nanti tidak hanya ditangani oleh satu orang saja," ucapnya, Rabu, 28 Januari 2026.
Menurut Saifudin, tenaga kesehatan di puskesmas, seperti perawat dan bidan bisa dilatih singkat untuk memiliki kemampuan melakukan skrining kusta."Jadi itu yang perlu disiapkan, yaitu sosialisasi dan memberikan pelatihan kepada perawat dan bidan di puskesmas," katanya.
Lanjut Saifudin menyampaikan, skrining kusta dapat dilakukan di puskesmas, sekolah atau posyandu, dengan mendeteksi tanda-tanda awal, berupa bercak putih di kulit yang disertai mati rasa, alis mata rontok, ada perubahan bentuk pada hidung, telinga dan kecacatan tangan.
Dinkes Pamekasan mencatat, pada tahun 2025 ditemukan 141 kasus baru kusta terdiri dari 88 laki-laki dan 53 perempuan. (Rini Suciati)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....