Potensi Cuaca Ekstrem di Jatim Hingga Akhir Januari

  • 24 Jan 2026 06:47 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sidoarjo - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo memperingatkan potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Jawa Timur hingga 30 Januari 2026.

Menurut BMKG, potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Jawa Timur dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti hujan hingga lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, serta hujan es.

BMKG menyebut, saat ini seluruh wilayah Jawa Timur sudah berada pada musim hujan, dan ada beberapa wilayah yang diprakirakan sudah memasuki puncak musim hujan. Diprakirakan dalam beberapa hari ke depan akan terjadi peningkatan cuaca ekstrem yang berdampak pada aktivitas masyarakat.

"Potensi cuaca ekstrem ini merupakan dampak aktifnya monsun Asia, pola pertemuan angin, gangguan atmosfer equatorial rossby dan diprakirakan adanya gangguan gelombang atmosfer Madden Julian Oscillation yang akan melintas wilayah Jawa Timur," ujar Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo, Taufiq Hermawan, Selasa, 20 Januari 2026.

Suhu muka laut perairan Selat Madura yang masih cukup signifikan, serta kondisi atmosfer lokal yang labil turut mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang.

BMKG Juanda mengimbau masyarakat dan instansi terkait untuk waspada terhadap perubahan cuaca mendadak serta adanya potensi cuaca ekstrem berupa hujan disertai petir dan angin kencang.

Wilayah dengan topografi curam/bergunung/tebing, diharapakan lebih waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem, seperti banjir, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang, serta berkurangnya jarak pandang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....