Sekolah Rakyat Pamekasan Menerapkan Tiga Kurikulum

  • 23 Jan 2026 12:54 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Pamekasan - Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 29 Kabupaten Pamekasan telah beroperasi sejak bulan Agustus 2025 lalu. Total, ada 50 siswa di SRMP Pamekasan terdiri dari 25 laki-laki dan 25 perempuan.

Kepala SRMP 29 Pamekasan, Aisyah Minarni Mukti mengatakan, di Sekolah Rakyat ini menerapkan tiga pilar kurikulum terpadu, yakni kurikulum persiapan, formal dan asrama.

Aisyah menjelaskan, kurikulum persiapan dilakukan pada tahap awal selama kurang lebih dua bulan sebelum pembelajaran formal dimulai, bertujuan memetakan minat, bakat, dan potensi masing-masing siswa yang menggunakan aplikasi Talent DNA.

Kemudian, untuk kurikulum formal menggunakan standar nasional, yaitu kurikulum merdeka, sehingga tetap ada ujian semester atau evaluasi hasil belajar.

"Sementara dalam kurikulum asrama terkait menjaga kebersihan, mengolah emosi, memotivasi diri, kedisiplinan, kepemimpinan, termasuk mengasah public speaking anak-anak," ucapnya, Jumat, 23 Januari 2026.

Menurut Aisyah, ada fase para siswa Sekolah Rakyat dipulangkan ke rumah masing-masing serta orang tua diizinkan menjenguk anak-anak mereka setiap akhir pekan untuk memberikan dukungan emosional dan menjaga ikatan keluarga.

Ke depan ia berharap ada dukungan pemerintah daerah setempat untuk menyiapkan lahan guna pembangunan sekolah permanen, mengingat bangunan yang digunakan SRMP 29 Pamekasan saat ini milik Politeknik Negeri Madura (Poltera) dengan sistem pinjam pakai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....