Perupa Sampang Terapkan Terapi Seni Atasi Kecanduan Gadget
- 01 Jan 2026 09:57 WIB
- Sampang
KBRN, Sampang: Mengurangi ketergantungan pada gadget bukan hal mudah, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan art therapy. Kecanduan gawai dapat menimbulkan gangguan kecerdasan (kognisi), interaksi sosial (afeksi), pengendalian emosi (konasi) dan juga gangguan psikomotorik pada anak. Ketua Komunitas Perupa Sampang (KPS) Chairil Anwar menyampaikan yang mereka lakukan pada anak-anak berhasil membawa perubahan positif kecanduan gawai hanya dalam 3 tiga bulan.
BACA JUGA: BPJS Kesehatan Dorong Skrining Mandiri Lewat Mobile JKN
BACA JUGA: Hari Pertama Tahun 2026, Lalu Lintas Sampang Lancar
“Kami sudah lama memberikan pelatihan melukis pada anak, ternyata efeknya sangat bagus untuk anak yang kecanduan main hape, kami semakin bersemangat saat mengetahui bahwa seni dapat menjadi solusi. Awalnya teman-teman KPS itu punya inisiatif membuat sanggar seni, waktu itu kami belum tau kalau melukis juga bisa menjadi solusi kencanduan, peminatnya adalah rata-rata anak TK, SD.”tutur Alwan pada program Sampang Menyapa di RRI, Rabu (31/12/2025).
BACA JUGA: Malam Tahun Baru 2026 Kota Bangkalan Tanpa Euforia
Sanggar seni yang berada di pusat kota Sampang ini selalu ramai dengan kehadiran anak-anak belajar melukis tiap hari Sabtu dan Minggu. Sebagian dari mereka datang pertama kali dengan banyak gangguan perkembangan mulai keterlambatan bicara, sulit berkonsentrasi, tantrum dan lain-lain.
"Pertama yang masuk ke sana, karena rata-rata diantar oleh orang tuanya, waktu daftar saya tanya, motifnya apa untuk ikut di sanggar ini? Mereka menyampaikan ingin ada waktu istirahat anak dari gawai. Sebagian dari mereka tidak bisa bersosialisas, bicara sendiri, diajak bicara dengan saya saja sulit di situ. Dia ngomong sendiri dengan bahasa-bahasa di YouTube itu. Dalam tiga bulan melukis sangat terlihat hasilnya mereka mampu bersosialisasi, lebih tenang, lebih fokus dan dapat berkomunikasi dengan lancar."tambahnya.
Ketua Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Cabang Sumenep Zamzami Sabiq membenarkan bahwa seni sangat membantu kondisi kecanduan gawai. “Ya ya betul betul. Art therapy itu kan pendekatan psikoterapi dengan aktivitas seni, baik itu melukis, menggambar, itu maksudnya sebagai media ekspresi, regulasi emosi, dan pemulihan psikologis begitu, Itu luar biasa memang bagi anak-anak yang kecanduan HP, Gadget itu kan secara psikologis memicu dopamin atau hormon rasa senang secata instan. Scrolling menjadi asupan cepat bagi otak yang memicu dopamine loop, di otak ingin mengulang, ingin mengulang lagi, mengulang lagi, bikin ketagihan akhirnya."jelas Zamzami.
Art therapy membantu mengalihkan reward instant dari scrolling menjadi reward bermakna. Dari gadget itu yang reward-nya cepat dan dangkal, ketika di seni itu reward-nya kan lambat dan mendalam. Ini yang melatih delayed gratification untuk melatih kesabaran dalam melewati proses.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....