Karapan Sapi Jadi Simbol Kebanggaan Pulau Madura

  • 19 Okt 2025 20:02 WIB
  •  Sampang

KBRN, Bangkalan: Grand Final Karapan Sapi Piala Presiden 2025 di Stadion Raden Panji Mochammad Noer, Minggu (19/10/2025) di Kabupaten Bangkalan, menjadi puncak perayaan budaya yang menyatukan semangat, kebanggaan, dan identitas masyarakat Madura. Acara tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur.

Kepala Bakorwil IV Pamekasan, Sufi Agustini mengatakan karapan sapi bukan sekadar lomba, tetapi manifestasi budaya agung yang diwariskan leluhur masyarakat Madura secara turun-temurun. Tradisi ini, telah menjadi simbol kerja keras, ketekunan, dan kekuatan masyarakat Pulau Garam.

“Karapan sapi adalah filosofi hidup masyarakat Madura. Nilai-nilainya mencerminkan semangat pantang menyerah dan kebersamaan yang terus diwariskan dari generasi ke generasi,” ujar Sufi.

Ia menjelaskan kegiatan ini bukan hanya memperkuat jati diri budaya Madura, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang signifikan. Sapi-sapi yang berhasil meraih juara pada tingkat Piala Presiden akan memiliki nilai jual tinggi dan menjadi kebanggaan bagi para peternak.

Menurutnya, ajang bergengsi ini juga berdampak langsung terhadap perekonomian lokal."Kegiatan seperti ini memberi ruang bagi pelaku UMKM untuk berkembang. Aktivitas ekonomi meningkat karena pengunjung datang dari berbagai daerah,” katanya, menambahkan.

Selain itu, karapan sapi juga menjadi daya tarik wisata budaya yang memikat wisatawan domestik maupun mancanegara. Momen tersebut memperkuat citra Madura sebagai daerah dengan kekayaan tradisi yang unik, sekaligus memperluas promosi pariwisata Jawa Timur.

Sufi menegaskan, karapan sapi bukan sekadar tontonan tahunan, melainkan persembahan identitas dan kebanggaan masyarakat Madura. “Selama budaya ini dijaga, maka jati diri Madura akan terus hidup dan menginspirasi Indonesia,” ucapnya, mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....