Karapan Sapi Penggerak Ekonomi di Madura

  • 17 Okt 2025 08:15 WIB
  •  Sampang

KBRN, Pamekasan: Karapan sapi Piala Presiden yang digelar setiap tahun di Pulau Madura, tidak sekadar menjaga tradisi, tetapi juga berpotensi menggerakkan roda ekonomi. Sebab, ajang bergengsi itu tidak hanya menarik wisatawan lokal, namun juga cukup banyak wisatawan mancanegara yang datang.

Kepala Bakorwil IV Pamekasan Sufi Agustini melalui Kabid Kemasyarakatan Andrian Lutfi mengatakan kegiatan itu dapat menggerakkan ekonomi karena menciptakan peluang bagi pelaku usaha melalui penjualan produk kreatif, kuliner hingga sektor jasa akomodasi dan transportasi.

"Dengan diadakan kegiatan ini berdampak menggerakkan roda ekonomi, terutama bagi pelaku UMKM. Mungkin ada ratusan pelaku usaha kecil yang ada di sana. Termasuk juga bagi tukang parkir, hotel, serta sarana dan prasarana dalam dua hari satu malam," ucapnya, Jumat (17/10/2025).

Pada tahun ini, grand final karapan sapi piala presiden digelar di Kabupaten Bangkalan, pada Minggu (19/10/2025). Sebanyak 24 pasang sapi dari empat kabupaten di Madura siap beradu kecepatan untuk memperebutkan juara.

Lutfi menyebut ada sejumlah wisatawan mancanegara yang mendaftar untuk hadir menyaksikan kegiatan tersebut."Ada dari Jepang, Korea dan Portugal," katanya.

Peserta harus melampirkan surat pengantar dari dinas terkait di masing-masing daerah untuk membuktikan sapi yang akan berlaga benar-benar pemenang sapi pada seleksi tingkat kabupaten. Masing-masing kabupaten mengirimkan 6 pasang sapi.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....