Musik Tradisional Madura Tergerus Oleh Perkembangan Jaman

  • 04 Mar 2025 09:59 WIB
  •  Sampang

KBRN, Sampang: Musik tradisional Madura sudah tergerus eksistensinya oleh perkembangan jaman. Pengamat dan pencipta lagu viral Tang Ting Tung di Sampang Moh. Zainal yang akrab disapa Inank Pelangi mengatakan gempuran music viral menggerus keberadaan music tradisional.

“Media sosial Tiktok mempunyai dampak yang sangat kuat bagi eksistensi music lokal, Anak sekarang sudah lama tidak mendengarkan lagu tradisional sehingga mengganggap lagu tradisional tidak ada, mereka lebih mengenal lagu-lagu viral yang sering muncul di media sosial, sayangnya di tik tok tidak ada lagu tradisional sehinga generasi sekarang tidak mengenali lagu tradisional,” ungkap Inank pada dialog Hari Musik Nasional di RRI Sampang. Selasa (3/3/2025)

Inank menambahkan hal ini menjadi ironi dimana seharusnya lagu tradisional perlu di teruskan dari generasi ke generasi.

“Kami ingin berkolaborasi juga dengan musisi tradisional klenengan tetapi keberadaannya sulit ditemui, seandainya bisa mudah ditemui, ini bisa menjadi konten yang menarik sekaligus mengenalkan music ini pada gen Z dan gen alpha. Sementara ini lagu Bahasa Madura dulu, semoga kedepannya kami bisa segera berkolaborasi dengan pegiat music tradisional,” imbuhnya

Untuk diketahui, sejauh ini para musisi Madura mempertahankan budaya lokal dengan menggunakan Bahasa Madura dalam lagu ciptaan mereka. Sebut saja Reng Madureh Ge-Oghe, Sampang Banjir Pole, Alun-alun Trunojoyo, Bungah Deddhih Reng Madureh.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....