Berawal Seribu Rupiah, Paguyuban CFD Sampang Berbagi Takjil dan Santuni Anak Yatim

  • 16 Mar 2026 20:51 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Bulan suci Ramadan menjadi momen indah Paguyuban Car Free Day (CFD) Kabupaten Sampang untuk menebar kebaikan. Dengan semangat kepedulian, komunitas pedagang dan UMKM yang aktif di Pasar Minggu menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim, dhuafa, serta pembagian ratusan paket takjil gratis di Kelurahan Polagan pada Minggu, 15 Maret 2026.

Ketua Paguyuban CFD Sampang, Istighfaroh, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan keberlanjutan dari agenda tahun sebelumnya.“Berawal dari gerakan spontanitas para anggota dalam berbagi takjil yang disambut antusias, kini aksi sosial tersebut menjadi agenda rutin yang lebih terencana. Sejak lepas lebaran tahun lalu, kami kumpulkan kas masing-masing anggota 1000 rupiah untuk digunakan kegiatan amal pada bulan Ramadan tahun ini,” ucapnya.

Sumber dana kegiatan ini berasal dari gerakan kolektif para anggota yang menyisihkan uang sebesar seribu rupiah setiap kali gelaran pasar minggu atau CFD berlangsung. Inisiatif ini digerakkan oleh para anggota, salah satunya Bapak Ali, yang secara konsisten mengumpulkan iuran sukarela tersebut dari waktu ke waktu.

"Kami mengagendakan secara rutin dengan menyisihkan masing-masing seribu rupiah setiap event pasar minggu hingga hari ini alhamdulillah bisa terlaksana," katanya, menambahkan.

Dari iuran yang terkumpul dari seluruh anggota sebesar 800 ribu rupiah dibagikan dalam bentuk 200 paket takjil serta santunan anak yatim dan kaum dhuafa.

Rasa syukur mendalam juga diungkapkan oleh salah satu anggota paguyuban, Yusuf Supriyatna, atau yang akrab disapa Kang Yus. Ia mengaku bahagia karena kegiatan tahun ini berjalan lancar dan penuh keberkahan.

"Nikmat Ramadan tahun ini luar biasa, tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Selain bisa berbagi, momen ini sangat efektif untuk mempererat kebersamaan dan silaturahmi agar kami sesama anggota CFD tetap rukun dan damai," ujat Kang Yus.

Pihak paguyuban berharap, melalui gerakan kecil "seribu rupiah" ini, jumlah anak yatim dan dhuafa yang disantuni pada tahun-tahun mendatang dapat terus bertambah. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berbagi, selama ada kekompakan dan niat yang tulus.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....