Memetik Makna Dua Kebahagiaan Hakiki Bagi Orang Berpuasa

  • 12 Mar 2026 06:23 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Mengutip hadis Rasulullah SAW, KH. Moh. Khoiron, LC, anggota komisi dakwah MUI Kabupaten Sampang memaparkan adanya dua kebahagiaan hakiki yang dianugerahkan Allah SWT khusus bagi orang-orang yang menjalankan ibadah puasa. Kebahagiaan pertama dirasakan di dunia, tepatnya saat momen berbuka puasa.

“Pada saat tersebut, seorang hamba menyadari kefakiran dan kelemahannya tanpa pertolongan Allah, sehingga nikmat sekecil apa pun yang tersaji di depan mata menjadi sumber syukur yang sangat mendalam,” jelasnya dalam sesi dialog mutiara pagi RRI Sampang, Kamis, 12 Maret 2026.

Kebahagiaan kedua, yang merupakan nikmat paling agung, adalah saat seorang hamba bertemu dengan Allah SWT di akhirat kelak. Kiai Khoiron menjelaskan bahwa bagi para pecinta Allah, puncak kenikmatan di surga bukanlah sekadar makanan atau keindahan fisiknya, melainkan kesempatan untuk memandang "wajah" Allah SWT dan berkumpul bersama Rasulullah SAW.

“Keyakinan akan janji inilah yang seharusnya menjadi motor penggerak bagi umat Islam untuk menjalankan puasa dengan penuh keikhlasan dan kegembiraan,” tutupnya, mengakhiri.

Dirinya juga berpesan agar momen menjelang berbuka digunakan untuk memperbanyak doa, terutama memohon rida, ampunan, dan perlindungan dari api neraka. Dengan memahami esensi kebahagiaan ini, ibadah puasa tidak lagi dirasakan sebagai beban, melainkan sebagai anugerah yang sangat dinantikan. Pemahaman ini penting agar setiap Muslim dapat merasakan kelezatan ibadah, baik secara lahir maupun batin.

Rekomendasi Berita