Ramadan Adalah Madrasah Agung Pembentuk Karakter Hamba
- 12 Mar 2026 06:10 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang - Bulan suci Ramadan bukan sekadar ritual menahan lapar dan dahaga, melainkan sebuah "Madrasah" besar untuk membentuk karakter dan spiritualitas seorang hamba. Dalam tausiyahnya di RRI Sampang pada Kamis, 12 Maret 2026, KH. Moh. Khoiron, LC. menegaskan bahwa Ramadan adalah waktu bagi umat Islam untuk bertransformasi menjadi pribadi yang lebih berakhlak, bermoral, dan memiliki kedekatan spiritual yang kuat kepada Allah SWT.
“Umat Muslim tidak menjadi golongan yang merugi, yakni mereka yang memasuki Ramadan namun gagal mengambil pelajaran atau hikmah di dalamnya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kiai Khoiron menjelaskan bahwa Ramadan adalah momen emas untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri di tengah hiruk-pikuk aktivitas duniawi selama setahun penuh. Melalui ibadah puasa, salat tarawih, dan tadarus Al-Quran, umat diajak untuk meningkatkan level spiritualitas mereka.
“Puasa dipandang sebagai wujud manifestasi ketundukan seorang hamba terhadap hukum Allah, yang pada akhirnya bertujuan untuk mencetak insan yang bertakwa dan memiliki keimanan yang lebih kokoh,” tutupnya.
Sebagai penutup, ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi ibadah hingga akhir bulan. Harapannya, setelah keluar dari "madrasah" Ramadan, setiap individu mampu membawa perubahan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Karakter yang terbentuk selama sebulan penuh ini diharapkan tidak hanya berhenti saat Idulfitri tiba, tetapi terus melekat dan menjadi identitas diri sebagai hamba Allah yang sesungguhnya.