Analisis Pengamat: Peta Kekuatan Babak 8 Besar Piala Dunia 2026
- 10 Jul 2026 12:03 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Pamekasan - Euforia Piala Dunia 2026 kini telah mencapai puncaknya di babak delapan besar dengan peta kekuatan tim yang semakin merata. Setelah Prancis memastikan diri lolos ke semifinal usai menumbangkan Maroko dengan skor 2-0, fokus pencinta sepak bola tertuju pada laga sisa di perempat final. Pengamat sepak bola, Ibnu Jainur Rahman asal Pamekasan dalam wawancaranya bersama Pro 1 RRI Sampang, menyebutkan bahwa turnamen edisi kali ini sangat sulit diprediksi karena gugurnya tim-tim besar seperti Brasil dan Portugal di fase sebelumnya.
Menurut Ibnu, babak delapan besar tahun ini didominasi oleh tim-tim yang berani memperagakan gaya permainan terbuka dan mengandalkan penguasaan bola yang kuat, seperti Spanyol. Kejutan besar juga mewarnai fase gugur dengan melesatnya tim-tim non-unggulan seperti Kongo, Tanjung Verde, hingga Norwegia yang berhasil melangkah jauh di luar kalkulasi awal.
“Selain adu taktik di lapangan, kekuatan kedalaman skuad dengan kehadiran pemain pembeda (game changer) menjadi faktor krusial bagi tim seperti Prancis untuk menembus kebuntuan,” ucapnya, Jumat, 10 Juli 2026.
Di sisi lain, faktor non-teknis seperti kelelahan akibat perjalanan jauh antarnegara tuan rumah (AS, Kanada, Meksiko) serta perbedaan zona waktu turut memengaruhi performa para pemain. Cuaca panas ekstrem di Amerika Serikat saat ini diprediksi menjadi tantangan berat bagi tim asal Eropa Utara seperti Swiss dan Norwegia.
“Meski begitu, kehadiran pemain bintang seperti Lionel Messi di Argentina dan Kylian Mbappe di Prancis dinilai tetap memegang peran penting, terutama dalam mengangkat mentalitas bertanding seluruh tim,” katanya.
Melihat konstelasi yang ada, Ibnu Jainur Rahman memprediksi tiga tim yang akan menyusul Prancis ke babak semifinal. Spanyol diunggulkan untuk mengatasi perlawanan ketat Belgia berkat ketenangan mental mereka. Sementara itu, Argentina diprediksi kuat melaju mementahkan strategi defensif Swiss, dan kejutan besar diperkirakan kembali terjadi dengan lolosnya Norwegia setelah menumbangkan Inggris.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....